Latar Belakang: Stroke merupakan penyebab utama kecacatan jangka panjang yang berdampak signifikan tidak hanya pada pasien, tetapi juga pada keluarga sebagai caregiver utama. Dalam budaya Jawa, peran keluarga dalam merawat pasien stroke sangat dipengaruhi oleh nilai-nilai budaya. Namun, pemahaman mendalam mengenai pengalaman caregiver dalam perspektif budaya Jawa masih terbatas, sehingga diperlukan eksplorasi lebih lanjut untuk mendukung optimalisasi perawatan pada pasien stroke. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam pengalaman keluarga dalam merawat pasien stroke dalam sudut pandang budaya Jawa. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan tekmik wawancara mendalam. Penelitian dilakukan di Kota Yogyakarta pada bulan Agustus hingga Oktober 2025. Partisipan berjumlah 9 orang yang merupakan caregiver utama pasien stroke yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis dengan mengguakan NVivo. Hasil: Terdapat tujuh tema utama dalam penelitian ini, yaitu (1) merawat sebagai kewajiban moral dan bentuk bakti keluarga, (2) internalisasi nilai nrimo sebagai bentuk penerimaan, (3) norma subjektif sebagai pendorong perilaku caregiving, (4) beban fisik dan emosional dalam perawatan jangka panjang, (5) dukungan sosial berbasis nilai gotong royong, (6) peran spiritualitas sebagai strategi koping, dan (7) integrasi pengobatan medis dan tradisional. Kesimpulan: Pengalaman keluarga dalam merawat pasien stroke dipengaruhi oleh nilai budaya, norma sosial, dan spiritualitas.