Altaffely Zianur Rahman
Universitas Medika Suherman

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Anestesi dengan Kejadian Hipotermia pada Pasien Post Operatif di Recovery Room RSUD Kabupaten Bekasi Altaffely Zianur Rahman; Vidya Urbaningrum Urbaningrum; Neng Imas Susanti; Tri Wahyuni Ismoyowati
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 8 No. 2 (2026): July 2026
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v8i2.553

Abstract

Latar Belakang: Hipotermia merupakan salah satu komplikasi yang sering kali terjadi pada pasien pasca operasi akibat efek anestesi dan paparan suhu lingkungan ruang operasi maupun ruang pemulihan. Hipotermia dapat menghambat proses pemulihan dan meningkatkan risiko komplikasi pasca bedah. Tujuan: Mengetahui hubungan anestesi dengan kejadian hipotermia pada pasien post operative di ruang Recovery Room RSUD Kabupaten Bekasi. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 65 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan pengukuran suhu tubuh pasien, selanjutnya dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Sebanyak 49 responden (75,4%) mengalami hipotermia. Pada kelompok anestesi spinal, 93,0% pasien mengalami hipotermia, sedangkan pada anestesi general sebesar 40,9%. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value < 0,001 (p < 0,05) dengan koefisien Phi 0,572 yang menunjukkan hubungan sedang hingga kuat. Kesimpulan: Terdapat signifikan hubungan anestesi dengan kejadian hipotermia pada pasien post operative. Anestesi spinal sering kali memiliki risiko terjadinya hipotermia lebih tinggi dibandingkan dengan anestesi general. Disarankan pemantauan suhu tubuh dan pencegahan hipotermia dilakukan secara rutin pada pasien pasca operasi.