Mawarni Waruwu
Sekolah Tinggi Teologi Sidang Jemaat Kristus Batam

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Rekonstruksi Kesalehan Perempuan Kristen dalam Titus 2:3-5: Dari Norma Biblika menuju Spiritualitas Integratif Mawarni Waruwu; Yohanes Nduru; Herbin Simanjuntak; Rusdi Parsaulian
Pietas: Jurnal Studi Agama dan Lintas Budaya Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/pj.v3i2.175-188

Abstract

Kesalehan perempuan Kristen merupakan tema yang terus relevan dalam kajian teologi karena berkaitan dengan pembentukan identitas iman, karakter, dan peran perempuan dalam kehidupan keluarga, gereja, dan masyarakat. Namun, berbagai penelitian mengenai Titus 2:3-5 umumnya masih berfokus pada aspek eksegetis, normatif, atau kontekstual secara terpisah sehingga belum menghasilkan suatu model konseptual yang mengintegrasikan nilai-nilai kesalehan perempuan secara utuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna teologis Titus 2:3-5 serta merekonstruksi konsep kesalehan perempuan Kristen ke dalam suatu model spiritualitas yang relevan bagi konteks kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode historis-gramatikal melalui analisis konteks historis Surat Titus, kajian leksikal terhadap istilah-istilah Yunani kunci, analisis sintaksis, serta refleksi teologis konstruktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalehan perempuan Kristen dalam Titus 2:3-5 mencakup empat dimensi utama, yaitu spiritualitas transformatif, integritas karakter, relasi yang bertanggung jawab, dan kesaksian publik. Berdasarkan sintesis antara temuan biblika dan realitas perempuan Kristen masa kini, penelitian ini merekonstruksi suatu Model Spiritualitas Integratif yang menghubungkan dimensi spiritual, moral, relasional, dan sosial secara holistik. Kontribusi penelitian ini terletak pada perumusan model konseptual yang menjembatani norma biblika Titus 2:3-5 dengan tantangan kehidupan perempuan Kristen kontemporer, sehingga dapat menjadi landasan bagi pembinaan spiritual yang lebih kontekstual dan transformatif.