This Author published in this journals
All Journal Jurnal Global Ilmiah
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Protein Sebagai Senyawa Organik: Studi Pustaka tentang Struktur, Fungsi, dan Pemanfaatannya dalam Berbagai Bidang Ratu Naila Nurfaiza; Desi Ratnasari; Muhammad Faridz Ash Shiddiq; Mokhamad Mahroji
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 11 (2026): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i11.411

Abstract

Protein merupakan salah satu senyawa organik yang sangat penting bagi makhluk hidup karena berperan dalam berbagai proses biologis, mulai dari pembentukan jaringan, pengaturan metabolisme, katalisis reaksi biokimia, hingga fungsi transportasi molekul dan pertahanan tubuh terhadap patogen. Secara kimia, protein tersusun atas asam-asam amino yang saling berikatan melalui ikatan peptida membentuk rantai polipeptida dengan struktur yang kompleks, mulai dari struktur primer berupa urutan asam amino, struktur sekunder seperti alpha-helix dan beta-sheet, hingga struktur tersier dan kuartener yang terbentuk melalui pelipatan tiga dimensi. Struktur tersebut menentukan sifat fisik, sifat kimia, serta fungsi biologis protein sesuai perannya masing-masing. Perkembangan ilmu kimia organik dan bioteknologi telah mendorong pemanfaatan protein dalam berbagai bidang, seperti kesehatan melalui produksi antibodi dan hormon rekombinan, farmasi melalui pengembangan protein terapeutik, pangan melalui peningkatan nilai gizi, serta industri melalui pemanfaatan enzim dalam biokatalisis. Kajian ini menggunakan metode studi pustaka dengan mengkaji secara sistematis berbagai buku dan artikel ilmiah yang diterbitkan pada tahun 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa protein memiliki struktur yang sangat menentukan aktivitas biologisnya, di mana perubahan kecil pada struktur dapat berdampak besar terhadap fungsinya. Perubahan struktur akibat suhu, pH, maupun bahan kimia dapat menyebabkan denaturasi, yaitu rusaknya ikatan non-kovalen penopang struktur sekunder dan tersier tanpa memutus ikatan peptida, sehingga fungsi biologis protein menurun. Oleh karena itu, pemahaman mengenai protein sebagai senyawa organik sangat penting untuk menunjang perkembangan ilmu pengetahuan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Implikasi dari pemahaman ini mencakup pengembangan produk bioteknologi, peningkatan kualitas dan keamanan pangan, serta kemajuan farmasi dalam menghasilkan terapi berbasis protein yang lebih efektif.