Lala Asilah
Program Studi Pariwisata, Universitas Garut.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS DAMPAK PENGALIHAN OPERASIONAL BANDARA HUSEIN SASTRANEGARA TERHADAP AKTIVITAS EKONOMI KAWASAN BANDARA Lala Asilah; Dani Adiatma; Stanny Dhamayanty
SABBHATÃ YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya Vol 7 No 1 (2026): SABBHATA YATRA: Jurnal Pariwisata dan Budaya
Publisher : STABN Raden Wijaya Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/sabbhatayatra.v7i1.2937

Abstract

Pengalihan sebagian besar operasional penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara ke Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati menimbulkan perubahan terhadap aktivitas ekonomi di kawasan bandara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pengalihan operasional bandara terhadap keberlangsungan usaha pelaku ekonomi, kondisi sosial-ekonomi tenaga kerja, faktor penyebab penurunan aktivitas ekonomi, serta strategi adaptasi yang dilakukan pelaku usaha dan pengelola kawasan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilakukan di kawasan Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung. Informan penelitian terdiri atas pengelola komersial bandara, pelaku usaha tenant, pelaku jasa transportasi, dan akademisi yang ditetapkan secara purposif. Perolehan informasi dilakukan melalui wawancara terperinci, pengamatan, dan pencatatan dengan metode triangulasi dari berbagai sumber untuk memperkuat kredibilitas data. Pengolahan data menerapkan model interaktif Miles dan Huberman yang melibatkan pemadatan data, penyajian informasi, serta penarikan hasil akhir. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pengalihan operasional bandara menyebabkan penurunan aktivitas ekonomi kawasan yang ditandai dengan berkurangnya tenant, menurunnya jumlah pengunjung, dan berkurangnya aktivitas komersial. Dampak tersebut memengaruhi keberlangsungan usaha, menurunkan pendapatan, menyebabkan pengurangan tenaga kerja, serta mendorong pelaku usaha dan pengelola kawasan melakukan berbagai strategi adaptasi untuk mempertahankan aktivitas ekonomi.