Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sosialisasi dan Pelatihan Produk Olahan Ikan Bandeng-Pemulihan Ekonomi UMKM Pascabanjir melalui Pengembangan Olahan Ikan sebagai Produk Pangan Lokal Bernilai Tambah di Kabupaten Bireuen: Pengabdian Rossy Azhar; Anis Nugrahawati; Syahirman Hakim; Akmal Izwar; Al Amin; Azman; Ulya Khairumi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7435

Abstract

Bencana banjir berkala yang melanda wilayah pesisir Kabupaten Bireuen memberikan dampak signifikan terhadap kelumpuhan aktivitas ekonomi UMKM pengolah ikan di Gampong Paya Meuneng. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan solusi aplikatif bagi pemulihan ekonomi mitra melalui transfer teknologi hilirisasi komoditas perikanan berbasis produk lokal bernilai tambah. Mitra sasaran program ini adalah 20 orang anggota UMKM Poklahsar KAMIIKAN. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui pendekatan tindakan partisipatif aktif (action learning) yang meliputi tahapan perencanaan, identifikasi masalah, sosialisasi tata kelola usaha, serta pelatihan praktis (hands-on training) pengolahan pangan. Intervensi teknologi difokuskan pada diversifikasi produk olahan ikan bandeng (Chanos chanos) berupa pembuatan pepes tanpa duri, nugget, dan bakso ikan bandeng dengan standardisasi higiene Good Manufacturing Practices (GMP) serta pengemasan kedap udara (vacuum packaging). Hasil pelaksanaan program menunjukkan terjadinya lonjakan keterampilan psikomotorik peserta yang sangat signifikan pada seluruh parameter produksi, dengan peningkatan kompetensi tertinggi pada aspek formulasi diversifikasi olahan sebesar 85%. Keterampilan praktis yang diperoleh mitra menjadi modalitas utama dalam meningkatkan nilai jual komoditas lokal, memperpanjang umur simpan produk, dan membangun resiliensi ekonomi UMKM secara mandiri dan berkelanjutan pascabencana.