This study was conducted to determine the effectiveness of poverty alleviation among poor communities in Manado City, as well as to identify the inhibiting factors and the efforts made in overcoming them. This research employed a qualitative descriptive method to collect and analyze data describing the actual conditions in the field. The study involved 9 informants. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. The data analysis techniques used were data reduction, data presentation, conclusion drawing, and verification. The results of the study, based on Duncan’s effectiveness theory consisting of: 1) Goal Achievement, 2) Integration, and 3) Adaptation, indicate that the effectiveness of poverty alleviation for poor communities in Manado City can be categorized as fairly effective. This condition is influenced by supporting and inhibiting factors in the implementation of the program. Efforts undertaken to overcome these obstacles include improving the competence of human resources through training programs, conducting continuous socialization, and increasing the budget allocation for poor communities. ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui : Efektivitas Penanggulangan Kemiskinan Pada Masyarakat Miskin Di Kota Manado , untuk mengetahui faktor penghambat dan upaya yang dilakukan, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif guna mengumpulkan dan menganalisis data yang menggambarkan fakta di lapangan. Jumlah informan berjumlah 9 orang. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data, kesimpulan, dan verifikasi sangat relevan dengan penelitian ini. Hasil penelitian berdasarkan teori efektivitas oleh Duncan, yaitu: 1) Pencapaian Tujuan; 2) Integrasi; dan 3) Adaptasi menunjukkan bahwa : Efektivitas Penanggulangan Kemiskinan Pada Masyarakat Miskin Di Kota Manado cukup efektif. Hal ini disebabkan adanya faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan program ini. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan ialah meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan, mengadakan sosialisas secara berkelanjutan serta peningkatan anggaran untuk masyarakat miskin.