Lutfi Uhwati
Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri, Purwokerto

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Artificial Intelligence (AI), Plagiarisme dan Kejujuran Akademik dalam Pembelajaran PAI di SMA Lutfi Uhwati; Muh Hanif
LEARNTECH: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 2 No. 02 (2026): ISSUE JULI
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63401/learntech.v2i02.1137

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMA Ma’arif NU Karanganyar Purbalingga, khususnya terkait pengaruhnya terhadap etika digital, plagiarisme, dan kejujuran akademik siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru PAI, dan siswa sebagai informan penelitian. Teknik wawancara dilakukan secara semi-terstruktur agar informan dapat menyampaikan pengalaman dan pandangannya secara lebih terbuka. Peneliti bertindak sebagai instrumen utama (human instrument) dalam proses pengumpulan dan interpretasi data. Keabsahan data diuji menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi metode dengan membandingkan hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk memastikan validitas data penelitian. Analisis data dilakukan secara kualitatif melalui tahapan reduksi data, pengelompokan tema (coding), penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI memiliki dampak yang bersifat ambivalen dalam pembelajaran PAI. Di satu sisi, AI membantu meningkatkan kreativitas, mempermudah akses informasi, dan mendukung inovasi pembelajaran. Namun di sisi lain, penggunaan AI juga memunculkan tantangan berupa meningkatnya risiko plagiarisme, menurunnya kemampuan berpikir kritis, dan melemahnya kejujuran akademik siswa akibat budaya instan dalam memperoleh jawaban. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan literasi digital, pembinaan etika penggunaan teknologi, dan penanaman nilai kejujuran menjadi langkah penting agar AI dapat dimanfaatkan secara bijak dan tetap sejalan dengan nilai-nilai pendidikan Islam.