Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis mental toughness serta keterampilan service forehand dan service backhand pada atlet bulu tangkis Pra PORA Kabupaten Aceh Tengah. Keberhasilan dalam olahraga tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi fisik dan keterampilan teknik yang dikuasai, tetapi juga ditentukan oleh elemen psikologis yang sangat berperan dalam menjaga konsistensi performa atlet selama pertandingan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Jumlah populasi penelitian terdiri dari 14 atlet bulu tangkis Pra PORA Aceh Tengah, dengan teknik pengambilan sampel yang diterapkan adalah total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Mental Toughness Questionnaire (MTQ) yang dirancang oleh Gucciardi, Gordon, dan Dimmock. Sedangkan keterampilan service forehand dan service backhand diukur menggunakan lembar observasi berdasarkan aspek fase persiapan, pelaksanaan, dan gerakan lanjutan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif berupa skor, rata-rata, persentase, dan kategori. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa kemampuan service forehand mendapatkan nilai rata-rata 8,4 dan tergolong baik, sedangkan kemampuan service backhand memperoleh nilai rata-rata 11 dengan kategori baik. Sementara itu, ketahanan mental mendapatkan rata-rata persentase mencapai 85% dan berada dalam kategori sangat baik. Kondisi tersebut menjadi modal yang positif dalam menghadapi kompetisi, namun peningkatan kualitas teknik servis tetap diperlukan agar selaras dengan kesiapan mental sehingga performa atlet dapat berkembang secara optimal