Entus Edo Bregiansah
Universitas Muhammadiyah Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Penerapan Pembelajaran Kokurikuler untuk Penguatan Karakter Integritas Entus Edo Bregiansah; Ahmad Suryadi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 4 (2026): In Progress
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i4.9367

Abstract

Kegiatan kokurkuler di sekolah-sekolah di Kabupaten Lebak masih kurang diterapkan. Padahal Pemerintah menekankan perlunya diadakankegiatan kokurikuler untuk membangun karakter siswa, seperti keberanian, bertanggung jawab, kreatif, jujur, dan disiplin. Kegiatan kokurikuler memiliki peran penting untuk memberikan pendalaman materi ilmu pengetahuan yang berkaitan langsung dengan pembelajaran di kelas dan penguatan karakter. Atas dasar itulah penelitian bertujuan untuk menentukan dan menganalisis strategi penerapan pembelajaran kokurikuler untuk penguatan karakter integritas siswa. penelitian dilakukan menggunakan melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara secara mendalam dan terstruktur seta observasi terhadap guru dan siswa terkait kegiatan kokurikuler di skolah dan memahami tentang kegiatan kokurikuler. Narasumber ditetapkan berasal dari para guru SD Gugus E Kecamatan Sajira, dengan menggunakan purposive sampling. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran kokurikuler yang dilaksanakan melalui pembiasaan kejujuran akademik, penugasan proyek berbasis kearifan lokal, dan kegiatan kepramukaan telah efektif menginternalisasi nilai-nilai karakter utama tersebut. Implikasi utamanya adalah pergeseran dari pembelajaran teori di kelas menjadi pengalaman langsung yang otentik, sehingga pembentukan integritas siswa menjadi jauh lebih aplikatif dan kontekstual dan menjadi dasar kebijakan pemerintah/sekolah dalam membangun karakter siswa yang lebih baik.