This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Ines Natasya Situmorang
STIKes Mitra Husada Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Manajemen Asuhan Keperawatan Jiwa yang Service Excellent Pada Nn. N dengan Isolasi Sosial di Ruangan Gunung Sitoli UPTD Khusus RSJ Prof. Dr. Muhammad Ildrem Medan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 Ines Natasya Situmorang; Indra Agussamad; Herna Rinayanti Manurung; Rolasnih Lilista Simbolon; Tri Suhesti
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.61839

Abstract

Isolasi sosial merupakan salah satu masalah keperawatan jiwa yang sering dialami pasien dengan skizofrenia dan ditandai dengan perilaku menarik diri, menghindari interaksi, serta kesulitan menjalin hubungan dengan orang lain. Kondisi ini dapat memengaruhi kemampuan pasien dalam berfungsi secara sosial dan menurunkan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk melaksanakan manajemen asuhan keperawatan jiwa yang service excellent pada Nn. N dengan masalah isolasi sosial di Ruangan Gunung Sitoli UPTD Khusus RS Jiwa Prof. Dr. Muhammad Ildrem Medan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dokumentasi, dan studi rekam medis. Subjek penelitian adalah satu orang pasien perempuan berusia 62 tahun dengan diagnosis medis skizofrenia paranoid yang mengalami isolasi sosial. Hasil penelitian yang ditemukan yaitu isolasi sosial berhubungan dengan harga diri rendah, harga diri rendah, dan defisit perawatan diri. Intervensi keperawatan dilakukan menggunakan strategi pelaksanaan (SP) secara bertahap yang meliputi membina hubungan saling percaya, melatih kemampuan berinteraksi, meningkatkan harga diri, serta meningkatkan kemampuan perawatan diri pasien. Implementasi dilakukan selama empat hari dengan evaluasi perkembangan pasien setiap hari. Kesimpulan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pasien dalam berinteraksi, mulai melakukan kontak mata, mampu berkenalan dengan orang lain, mengikuti kegiatan sederhana, serta menunjukkan peningkatan kebersihan diri dan rasa percaya diri. Penerapan asuhan keperawatan jiwa yang service excellent terbukti membantu meningkatkan kemampuan sosial pasien dan mendukung proses pemulihan secara bertahap.