This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pepadu
Nur Indah Purnamasari
Fakultas Kedokteran, Universitas Halu Oleo, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HARMONI SULTRA 2026 BERSAMA SPRIN UNTUK KARTINI:GERAKAN VAKSINASI HPV SERENTAK UNTUK PEREMPUAN INDONESIADI RSJPD OPUTA YI KOO PROVINSI SULAWESI TENGGARA Juminten Saimin; Nur Indah Purnamasari; Sufiah Asri Mulyawati; Yenti Purnamasari; Nina Indriyani Nasruddin; Satrio Wicaksono; Mariana Asmaningdiah; Lilyana Aritonia Ahmad
Jurnal Pepadu Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v7i2.10070

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan cakupan vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) pada perempuan dewasa sekaligus meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan kanker serviks di Sulawesi Tenggara. Masalah utama yang disasar meliputi rendahnya cakupan vaksinasi HPV, minimnya literasi kesehatan reproduksi, serta adanya miskonsepsi dan stigma terhadap vaksin HPV di masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan komprehensif dan terpadu melalui talkshow edukasi kesehatan reproduksi oleh pakar onkologi ginekologi, diikuti vaksinasi HPV serentak menggunakan protokol standar empat zona (registrasi, skrining awal, vaksinasi, dan observasi KIPI) sesuai panduan nasional SPRIN POGI. Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional "Harmoni Sutra 2026 bersama SPRIN untuk Kartini: Gerakan Vaksinasi HPV Serentak di 10 Kota" yang dikoordinasikan POGI Pusat dan dilaksanakan pada 21 April 2026 di RSJPD Oputa Yi Koo Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan melibatkan kolaborasi lintas sektor antara POGI Cabang Sulawesi Tenggara, RSJPD Oputa Yi Koo, dan Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo (FK UHO), dengan dukungan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh 50 peserta perempuan dewasa berhasil menerima vaksin HPV dosis pertama (capaian 100%), seluruh peserta mengikuti talkshow edukasi, dan tidak ditemukan kasus Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) berat. Kegiatan ini membuktikan bahwa model pelaksanaan terpadu yang mengintegrasikan edukasi dan vaksinasi, didukung oleh kolaborasi lintas sektor yang kuat, sangat efektif dalam meningkatkan penerimaan vaksin HPV dan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan kanker serviks.