This Author published in this journals
All Journal Jurnal SOLMA
Eka Febriyanti
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Jalan Muchtar Basri, Medan, Sumatera Utara, Indonesia, 20238

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Desa Sehat,Desa Sehat, Keluarga Harmonis, Ibadah Optimal: Program Pelatihan dan Layanan Kesehatan di Desa Jaring Halus Keluarga Harmonis, Ibadah Optimal: Pelatihan dan Layanan Kesehatan di Desa Jaring Halus Eka Febriyanti; Muhammad Fitra Zambak; Syaiful Amri Saragih; Abd Rahman; Ali Imran Sinaga; Muhammad Said Siregar
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i2.21795

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes, dan dislipidemia masih tinggi di Desa Jaring Halus akibat keterbatasan akses dan literasi kesehatan. Untuk mengatasinya, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menjalankan program pengabdian terpadu bertajuk “Desa Sehat, Keluarga Harmonis, Ibadah Optimal”. Program ini mengintegrasikan layanan kesehatan (skrining dan konsultasi), penguatan ketahanan keluarga sakinah, serta pelatihan ibadah praktis seperti fardhu kifayah, imam salat, dan khutbah Jumat. Metode: Program pengabdian ini mengintegrasikan layanan kesehatan, penguatan ketahanan keluarga, dan pelatihan ibadah praktis di Desa Jaring Halus. Kegiatan mencakup skrining kesehatan dan konsultasi, edukasi keluarga sakinah, serta pelatihan fardhu kifayah, imam salat, dan khutbah Jumat. Hasil: Hasil menunjukkan tingginya kasus hipertensi dan obesitas pada peserta layanan kesehatan, serta adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta pada pelatihan ibadah praktis berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Kesimpulan: Program ini memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan literasi kesehatan, kapasitas spiritual, dan penguatan keluarga di masyarakat pesisir 3T. Kegiatan lanjutan masih diperlukan untuk memperkuat keberlanjutan dampak pada aspek kesehatan dan kaderisasi keagamaan.