Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kondisi lingkungan keluarga terhadap prestasi program tahfidz siswa di MIS Tahfidz Mathla’ul Huda. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan desain cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 427 siswa, sedangkan sampel penelitian sebanyak 171 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket untuk variabel lingkungan keluarga dan dokumentasi prestasi tahfidz siswa. Variabel lingkungan keluarga meliputi pola asuh orang tua, suasana religius keluarga, keterlibatan orang tua, serta dukungan keluarga terhadap program tahfidz. Adapun prestasi tahfidz diukur berdasarkan kategori belum mencapai target, mencapai target, dan melebihi target hafalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi lingkungan keluarga siswa berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata sebesar 14,2. Sementara itu, prestasi program tahfidz siswa berada pada kategori baik dengan mayoritas siswa mencapai target hafalan. Hasil analisis korelasi Pearson Product Moment menunjukkan nilai korelasi sebesar 0,684 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara kondisi lingkungan keluarga dengan prestasi program tahfidz siswa. Koefisien determinasi sebesar 46,7% menunjukkan bahwa lingkungan keluarga memberikan kontribusi terhadap prestasi tahfidz siswa, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa lingkungan keluarga memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan program tahfidz siswa. Oleh karena itu, keterlibatan orang tua, suasana religius keluarga, dan dukungan belajar di rumah perlu ditingkatkan untuk menunjang pencapaian hafalan Al-Qur’an siswa secara optimal.