Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peranpersonal Hygiene Penjamah Makanan Dengan Escherichia Coli Pada Alat Makan di Rumah Makan Wilayah Kerja Puskesmas Tatelu Kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara Rokot, Agus; M. Pandean, Marlyn; Kendung, Mutiara
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v2i10.593

Abstract

Hygiene perorangan merupakan perilaku bersih, aman dan sehat, untuk mencegah terjadinya kontaminasi pada makanan mulai dari persiapan bahan makanan sampai penyajian makanan. Escherichia coli merupakan salah satu bakteri koliform yang termasuk dalam famili Enterobacteriaceae.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Personal Hygiene Penjamah Makanan denganEscherichia Coli pada Alat Makan di Rumah Makan Wilayah Kerja Puskesmas Tatelu Kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional, sampel dalam penelitian ini adalah 5 rumah makan, diambil 4 jenis alat makan dan 20 penjamah makanan sehingga total sampel adalah 20 sampel yang diambil secara purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi, Pengambilan sampel alat makan dengan menggunakan metode usap alat makan dan uji laboratorium pada sampel. Hasil penelitian ini menunjukkan Personal Hygiene penjamah makanan yang baik berjumlah 6 orang (30%) dan yang kurang baik berjumlah 14 orang (70%) dengan Escherichia Coli pada alat makan yang positif berjumlah 13 (65%) dan negatif berjumlah 7 (35%).Hasil uji korelasi antara Personal hygiene penjamah makanan dengan E. Coli pada alat makan menunjukan nilai korelasi r sebesar 0,663 dengan taraf signifikasi 0,001 (p<0,05), artinya bahwa hubungan Personal hygiene penjamah makanan mempunyai hubungan kuat dengan keberadaan E. Coli pada alat makan.Hasil uji menunjukkan bahwa Ha diterima terdapat hubungan antara Personal Hygiene penjamah makanan dengan Escherichia Coli pada alat makan di rumah makan Wilayah Kerja Puskesmas Tatelu Kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara.
Normal Standards for Uric Acid, Blood Sugar, Blood Pressure, Body Mass Index as a Step to Control the Risk of Non-Communicable Diseases (NCDs) in the Kumelembuai Dua Village Community in South Minahasa Regency, North Sulawesi Province Rokot, Agus; M. Pandean, Marlyn; T. Watung, Agnes; T. Kawatu , Yozua
Al Makki Health Informatics Journal Vol. 3 No. 5 (2025): Al Makki Health Informatics Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/38rehb51

Abstract

Non-communicable diseases (NCDs) are often considered trivial and can trap humans due to ignorance within normal limits: uric acid, blood sugar, blood pressure, and body mass index, which can lead to disease. Abnormal conditions can trigger NCDs gradually but surely. These conditions, if not anticipated through symptom observation and control of normal levels, can cause death. The causes are diverse, including genetic factors and environmental influences such as diet, sleep, activity, and social environment. Data from Kumelembuai Village, South Minahasa Regency, North Sulawesi, shows that this research uses qualitative methods, following Basrowi & Suwandi (2014). Blood samples were taken in February-March 2025 to determine normal standards for uric acid, blood sugar, and BMI in adult men and women, mainly housewives, with a total of 72 respondents. The results show that women’s average uric acid level is 9.12 mg/dL, men’s 9.4 mg/dL; blood sugar averages are 98.02 mg/dL for women and 115.94 mg/dL for men; blood pressure averages are 135.34/79.21 mmHg for women and 151.56/80.25 mmHg for men; BMI averages are 26.46 for women and 24.75 for men. Overall, some values exceed normal thresholds, indicating a risk of NCDs. The conclusion is that these levels surpass standard normal limits and could lead to health issues. Early steps are necessary to prevent NCDs by paying attention to factors such as genetics, environmental influences, and lifestyle patterns, including eating, sleeping, activity, and social gatherings that may trigger the consumption of foods increasing disease risk.