Supervisi akademik merupakan instrumen strategis untuk menjamin profesionalisme pendidik, namun praktiknya sering terkendala oleh subjektivitas dan beban administrasi manual yang menghambat pemetaan kinerja guru secara akurat. Kondisi ini diperparah oleh keterbatasan infrastruktur jaringan internet serta rendahnya literasi komputer sebagian kepala sekolah di wilayah pelaksana, yang membuat adopsi platform supervisi berbasis website berskala nasional sulit diterapkan secara merata. Akibatnya, kepala sekolah kekurangan instrumen evaluasi luring yang andal, praktis, dan mudah dioperasikan secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi SI-PINTER (Sistem Informasi Penilaian dan Terintegrasi Raport Supervisi) berbasis VBA Microsoft Excel guna mengoptimalkan kinerja guru melalui sistem penilaian yang objektif, terukur, dan berbasis data. Masalah tersebut diselesaikan menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Prosedur penelitian dilaksanakan dengan teknik purposive sampling untuk mengidentifikasi kebutuhan dan melakukan uji coba pada lima SDN binaan di Kecamatan Woha. Tahapan selanjutnya meliputi perancangan dan pengembangan sistem yang divalidasi oleh para ahli, hingga diakhiri dengan fase diseminasi atau penyebaran produk kepada pengguna target. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SI-PINTER dikategorikan sangat layak berdasarkan validasi ahli materi dan media. Aplikasi ini terbukti efektif dalam memetakan profil kompetensi guru melalui visualisasi Radar Chart dan penyusunan rekomendasi Rencana Pengembangan Diri (RPD) secara otomatis dalam bentuk raport digital. Simpulan penelitian menyatakan bahwa SI-PINTER merupakan solusi appropriate technology yang praktis dan efektif untuk meningkatkan kinerja guru di sekolah dasar. Implikasinya adalah transformasi budaya supervisi dari sekadar pemenuhan administrasi menjadi instrumen strategis pengembangan kompetensi guru yang adaptif. Penelitian yang akan datang direkomendasikan untuk mengembangkan fitur rekam jejak (history) perfoma guru lintas tahun serta memperluas uji coba pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi.