Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Literatur: Peran Media Digital dalam Menanamkan Nilai-Nilai Budaya Nusantara pada Siswa Sekolah Dasar Puji Destiani; Eko Handoyo; Indriana Eko Armaidi
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i2.4688

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat menyebabkan siswa sekolah dasar lebih banyak terpapar budaya global dibandingkan budaya lokal, sehingga pemahaman dan kecintaan terhadap nilai-nilai budaya Nusantara cenderung mengalami penurunan. Kondisi ini menjadi tantangan bagi dunia pendidikan karena sekolah memiliki peran penting dalam menanamkan identitas budaya dan karakter bangsa sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran media digital dalam menanamkan nilai-nilai budaya Nusantara pada siswa sekolah dasar melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Penelitian dilakukan dengan menganalisis 11 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada rentang tahun 2021–2026 dan diperoleh melalui database Google Scholar, Garuda, Crossref, dan Scopus menggunakan bantuan aplikasi Publish or Perish. Proses analisis dilakukan melalui tahap identifikasi, seleksi, ekstraksi data, sintesis, dan interpretasi temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa media digital, seperti video pembelajaran, animasi, aplikasi edukasi, e-book interaktif, permainan edukatif, dan augmented reality, berperan efektif dalam memperkenalkan serta menanamkan nilai-nilai budaya Nusantara kepada siswa sekolah dasar. Nilai budaya yang paling banyak dikembangkan meliputi gotong royong, toleransi, cinta tanah air, kerja sama, dan penghargaan terhadap keberagaman. Penggunaan media digital mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap budaya lokal, menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas bangsa, serta meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi media digital dan pendidikan budaya dapat menjadi strategi yang relevan untuk mendukung pelestarian budaya Nusantara di era digital sekaligus memperkuat karakter siswa sekolah dasar.
Kajian Literatur Sistematis: Efektivitas Media Story Cards dalam Meningkatkan Minat Baca dan Pemahaman Bacaan Siswa Sekolah Dasar Puji Destiani; Nuni Widiarti; Ellianawati Ellianawati; Bambang Subali
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media kartu cerita bergambar story cards dalam meningkatkan minat baca dan pemahaman bacaan siswa sekolah dasar melalui kajian literatur sistematis. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 17 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada tahun 2021–2026. Proses pencarian artikel dilakukan menggunakan aplikasi Publish or Perish melalui database Google Scholar, Crossref, dan Garuda dengan kata kunci yang berkaitan dengan story cards, minat baca, dan pemahaman bacaan. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui tahap identifikasi, seleksi, ekstraksi data, serta interpretasi hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media story cards memiliki pengaruh positif terhadap peningkatan minat baca dan kemampuan membaca pemahaman siswa sekolah dasar. Penggunaan media visual berbasis cerita membantu siswa lebih aktif, tertarik membaca, dan lebih mudah memahami isi bacaan karena pembelajaran berlangsung lebih interaktif dan menyenangkan. Hasil kajian juga menunjukkan bahwa minat baca memiliki hubungan yang erat dengan kemampuan memahami bacaan siswa. Implementasi penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi bagi guru dalam mengembangkan media pembelajaran membaca yang inovatif, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar.