Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat menyebabkan siswa sekolah dasar lebih banyak terpapar budaya global dibandingkan budaya lokal, sehingga pemahaman dan kecintaan terhadap nilai-nilai budaya Nusantara cenderung mengalami penurunan. Kondisi ini menjadi tantangan bagi dunia pendidikan karena sekolah memiliki peran penting dalam menanamkan identitas budaya dan karakter bangsa sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran media digital dalam menanamkan nilai-nilai budaya Nusantara pada siswa sekolah dasar melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Penelitian dilakukan dengan menganalisis 11 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada rentang tahun 2021–2026 dan diperoleh melalui database Google Scholar, Garuda, Crossref, dan Scopus menggunakan bantuan aplikasi Publish or Perish. Proses analisis dilakukan melalui tahap identifikasi, seleksi, ekstraksi data, sintesis, dan interpretasi temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa media digital, seperti video pembelajaran, animasi, aplikasi edukasi, e-book interaktif, permainan edukatif, dan augmented reality, berperan efektif dalam memperkenalkan serta menanamkan nilai-nilai budaya Nusantara kepada siswa sekolah dasar. Nilai budaya yang paling banyak dikembangkan meliputi gotong royong, toleransi, cinta tanah air, kerja sama, dan penghargaan terhadap keberagaman. Penggunaan media digital mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap budaya lokal, menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas bangsa, serta meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi media digital dan pendidikan budaya dapat menjadi strategi yang relevan untuk mendukung pelestarian budaya Nusantara di era digital sekaligus memperkuat karakter siswa sekolah dasar.