Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Media Digital untuk Mengenalkan Kearifan Lokal pada Siswa Sekolah Dasar Febrilla Puspita Sari; Eko Handoyo; Indriana Eko Armaidi
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i2.4818

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan media digital dalam mengenalkan budaya lokal pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti pedoman PRISMA 2020 untuk memastikan proses pencarian, seleksi, dan analisis literatur dilakukan secara sistematis dan transparan. Artikel diperoleh melalui aplikasi Publish or Perish yang terhubung dengan Google Scholar dan Crossref. Setelah melalui tahap identifikasi, penyaringan, dan penilaian kelayakan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, diperoleh 12 artikel yang relevan untuk dianalisis. Data dari artikel terpilih kemudian disintesis secara deskriptif guna memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai topik penelitian yang dikaji. Hasil kajian menunjukkan bahwa berbagai media digital telah digunakan untuk mengenalkan budaya lokal, seperti komik digital, video pembelajaran, video animasi, media interaktif berbasis Android, etnomedia, scrapbook digital, media audiovisual, dan media karikatur. Komik digital menjadi media yang paling banyak digunakan karena dianggap sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Selain itu, sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa media digital mampu meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan siswa, hasil belajar, serta pemahaman siswa terhadap budaya lokal. Kajian ini juga menemukan bahwa penelitian mengenai media digital berbasis budaya lokal mengalami peningkatan pada periode 2021–2026. Namun, penerapan media digital masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan fasilitas teknologi dan kemampuan guru dalam mengembangkan media pembelajaran. Penelitian selanjutnya juga dapat mengembangkan berbagai jenis media digital berbasis budaya lokal yang lebih inovatif dan sesuai dengan perkembangan teknologi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan pada wilayah dan jumlah responden yang lebih luas agar diperoleh hasil yang lebih beragam. Peneliti berikutnya juga dapat mengkaji dampak media digital terhadap aspek lain, seperti karakter, kreativitas, dan keterampilan berpikir siswa, serta menelaah berbagai kendala yang dihadapi guru dalam penerapannya di sekolah dasar. Dengan demikian, kajian mengenai media digital berbasis budaya lokal dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi dunia pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan dukungan berbagai pihak agar pemanfaatan media digital berbasis budaya lokal dapat dilakukan secara optimal untuk mendukung pelestarian budaya sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
Pengaruh Media Pembelajaran Visual terhadap Peningkatan Kosakata Bahasa Inggris dan Minat Belajar Siswa Sekolah Dasar Febrilla Puspita Sari; Ellianawati Ellianawati; Bambang Subali; Nuni Widiarti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4592

Abstract

Permasalahan yang sering muncul dalam pembelajaran adalah masih rendahnya pemahaman siswa terhadap materi pelajaran. Penyajian materi yang kurang menarik membuat siswa sulit fokus dan memahami konsep yang dipelajari. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk menghadirkan media pembelajaran yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah berbagai hasil penelitian yang membahas penggunaan media visual dalam pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar. Fokus kajian meliputi bentuk-bentuk media visual yang digunakan, perkembangan tren penelitian serta berbagai kelebihan dan keterbatasan media visual yang dilaporkan dalam penelitian sebelumnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA. Data diperoleh melalui pencarian artikel pada database Google Scholar dan CrossRef menggunakan aplikasi Publish or Perish. Dari hasil pencarian, diperoleh 14 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi untuk dianalisis lebih lanjut. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan didukung analisis bibliometrik menggunakan VOSviewer. Selain itu, Jenis media yang paling banyak digunakan yaitu media interaktif, media gambar bilingual, kartu kosakata, dan aplikasi pembelajaran bahasa Inggris. Tren penelitian tahun 2021–2025 menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Inggris semakin berkembang ke arah pembelajaran yang lebih interaktif dan berpusat pada peserta didik. Walaupun memiliki beberapa kendala seperti keterbatasan fasilitas dan kemampuan teknologi guru, media visual tetap menjadi salah satu media pembelajaran yang efektif untuk digunakan dalam pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media visual efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Inggris dan minat belajar siswa sekolah dasar.