Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Syukur dalam Perspektif Psikologi Islam terhadap Kesejahteraan Psikologis Anak dan Remaja: Kajian Narasi Literatur Heidisa Alauddina; Nita Tri Mulyaningsih
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1390

Abstract

Kesejahteraan psikologis anak dan remaja merupakan isu krusial dalam konteks masyarakat Muslim Indonesia. Syukur (gratitude) dalam perspektif psikologi Islam dipandang sebagai konstruk multidimensional yang mencakup penghayatan hati (qalb), ekspresi lisan (lisan), dan manifestasi perbuatan (jawarih) yang berpotensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis. Namun, kajian integratif yang memadukan pendekatan Bayani dengan literatur empiris masih terbatas. Kajian ini bertujuan menganalisis peran syukur dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis anak dan remaja berdasarkan perspektif psikologi Islam dengan landasan epistemologi Bayani. Kajian menggunakan pendekatan narrative literature review dengan paradigma epistemologi Bayani. Penelusuran literatur dilakukan melalui lima database akademik: Google Scholar, Scopus, DOAJ, SINTA, dan Consensus. Sebelas artikel yang memenuhi kriteria inklusi (rentang tahun 2015-2026, berbahasa Indonesia atau Inggris, fokus pada syukur dan kesejahteraan psikologis anak/remaja) disintesis. Delapan dari sebelas studi menemukan hubungan positif dan signifikan antara syukur dan kesejahteraan psikologis remaja (r = 0,462-0,752). Tiga dimensi syukur Islam (qalbiyah, lisaniyah, jawarihiyah) berkorespondensi kuat dengan dimensi penerimaan diri, tujuan hidup, dan hubungan positif dalam model kesejahteraan psikologis oleh Ryff. Integrasi nilai syukur dalam kurikulum pendidikan Islam, program konseling berbasis spiritual, dan pola pengasuhan Islami berpotensi signifikan meningkatkan kesejahteraan psikologis generasi Muslim.
Analisis CFA Komparasi Single Factor dan Multi Factor Body Shape Questionnaire Heidisa Alauddina; Ahmad Rusdi
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 8 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Agustus, 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i8.3834

Abstract

Body Shape Questionnaire (BSQ) merupakan instrumen yang banyak digunakan untuk mengukur body shape concern, yaitu kekhawatiran individu terhadap bentuk dan ukuran tubuhnya. Meskipun BSQ awalnya dikembangkan sebagai konstruk unidimensional, berbagai penelitian menunjukkan adanya perbedaan struktur faktor pada berbagai populasi dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi struktur faktor dan properti psikometrik Body Shape Questionnaire (BSQ)-34 dengan membandingkan model single factor dan multi factor pada wanita dewasa awal di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari 204 wanita dewasa awal yang sedang menjalani diet. Analisis dilakukan menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA) untuk menguji model unidimensional dan model empat faktor. Evaluasi instrumen meliputi goodness-of-fit, reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha dan McDonald’s Omega, serta validitas konstruk melalui Average Variance Extracted (AVE) dan Heterotrait-Monotrait Ratio (HTMT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model unidimensional memiliki kecocokan yang lebih baik dibandingkan model empat faktor, meskipun belum sepenuhnya memenuhi seluruh kriteria goodness-of-fit. Reliabilitas pada tingkat dimensi menunjukkan hasil baik hingga sangat baik, sedangkan validitas diskriminan beberapa dimensi masih belum optimal. Temuan ini menunjukkan bahwa BSQ-34 dapat digunakan pada populasi serupa dengan interpretasi yang lebih hati-hati.