Atiqur Rohman
Universitas Nazhatut Thullab Al-Muafa Sampang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pengetahuan, Pencegahan dan Personal Hygine Mengenai Skabies pada Santri di Asrama Pondok Pesantren Atiqur Rohman; Imam Ghazali; Firdaus Indah Sari; Dwi Intan Pakuwita Ar
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 3 (2026): Juni 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i3.2409

Abstract

Skabies merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih banyak ditemukan di negara berkembang dan wilayah beriklim tropis. Penyakit ini disebabkan oleh infestasi Sarcoptes scabiei dan mudah menular melalui kontak langsung dengan kulit maupun penggunaan barang pribadi secara bersama, terutama di lingkungan padat dan komunal seperti pondok pesantren. Faktor kepadatan hunian, sanitasi yang kurang memadai, serta perilaku personal hygiene yang rendah turut meningkatkan risiko penularan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan tingkat pengetahuan, perilaku pencegahan skabies, dan perilaku personal hygiene pada remaja santri di Pondok Pesantren As-Sonhaji, wilayah kerja Puskesmas Pakong, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 59 remaja santri sebagai responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai skabies, yaitu 36 orang (61%). Perilaku pencegahan skabies tergolong positif pada 31 responden (52,5%), sedangkan perilaku personal hygiene yang baik ditemukan pada 29 responden (49,2%). Meskipun mayoritas responden menunjukkan hasil yang baik, hampir separuh responden masih memiliki perilaku pencegahan dan personal hygiene yang kurang optimal. Temuan ini menunjukkan bahwa upaya edukasi kesehatan, peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat, serta deteksi dini perlu terus diperkuat untuk menurunkan risiko penularan skabies di lingkungan pondok pesantren..