Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya ketepatan shooting futsal pada siswa peserta ekstrakurikuler di MTs Muhammadiyah 2 Kabupaten Sorong. Shooting merupakan teknik dasar penting dalam futsal karena menentukan keberhasilan pemain dalam menyelesaikan peluang menjadi gol. Salah satu faktor fisik yang diduga memengaruhi ketepatan shooting adalah daya ledak otot tungkai, sebab gerakan menendang membutuhkan kekuatan, kecepatan, keseimbangan, dan kontrol arah bola. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan daya ledak otot tungkai terhadap ketepatan shooting futsal pada siswa. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu dengan desain Two Groups Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian adalah 24 siswa peserta ekstrakurikuler futsal, sedangkan sampel berjumlah 20 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok eksperimen serta kelompok kontrol. Kelompok eksperimen memperoleh perlakuan berupa latihan naik turun tangga dan vertical jump, sedangkan kelompok kontrol mengikuti latihan futsal rutin. Instrumen penelitian menggunakan tes ketepatan shooting futsal. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji t dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 3,92 pada pretest menjadi 6,42 pada posttest. Hasil uji t menunjukkan t-hitung 16,119 > t-tabel 1,796 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian, latihan daya ledak otot tungkai berpengaruh signifikan terhadap peningkatan ketepatan shooting futsal siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa latihan naik turun tangga dan vertical jump dapat menjadi alternatif latihan untuk meningkatkan keterampilan shooting pada ekstrakurikuler futsal.