Ezra Hartarto Pongtuluran
Balikpapan State Polytechnic

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Stabilisasi tanah lempung dengan menggunakan limbah sampel uji kuat tekan beton dan pengaruhnya terhadap nilai daya dukung tanah Bayu Wiyata Prawira; Tatag Yufitra Rus; Ezra Hartarto Pongtuluran
Nusantara Civil Engineering Journal Vol 3 No 1 (2024): Nusantara Civil Engineering Journal
Publisher : Civil Engineering Dept, Balikpapan State Polytechnics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/nuce.v3i1.494

Abstract

Tanah lempung memiliki kembang susut dan daya dukung rendah. Pembuatan beton menghasilkan limbah berupa sampel uji kuat tekan beton yang berdampak negatif pada lingkungan. Penelitian ini bertujuan menggunakan limbah sampel uji kuat tekan beton sebagai bahan stabilisasi tanah lempung, meningkatkan daya dukung tanah dan mengurangi dampak lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi pengaruh limbah beton terhadap daya dukung tanah lempung melalui pengujian CBR unsoaked. Metodologi penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian eksperimental. Pengujian dilakukan terhadap tanah asli dengan mengukur kadar air, melakukan analisa saringan, menguji atterberg limit, mengukur berat jenis, dan berat volume. Data hasil pengujian akan digunakan untuk mengklasifikasikan jenis tanah menggunakan metode USCS. Selanjutnya, dilakukan pengujian pemadatan tanah ringan untuk mendapatkan nilai kadar air optimum dan berat isi kering maksimum. Data ini akan digunakan dalam pengujian CBR Laboratorium unsoaked pada tanah asli serta pengujian CBR Laboratorium unsoaked dengan campuran limbah beton dalam variasi 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25%. Berdasarkan hasil pengujian laboratorium dan analisis data tanah asli serta tanah yang dicampur dengan limbah sampel uji kuat tekan beton, ditemukan bahwa nilai CBR pada tanah asli di sekitar workshop Teknik Sipil Poltekba di Balikpapan Utara, Kalimantan Timur adalah 10,78%. Hasil pengujian CBR menunjukkan bahwa penambahan limbah beton sebesar 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25% menghasilkan peningkatan nilai CBR secara berturut-turut menjadi 13,48%, 15,75%, 18,88%, 22,69%, dan 26,87%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan limbah sampel uji kuat tekan beton dapat meningkatkan daya dukung tanah lempung. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan teknologi stabilisasi tanah yang efektif dan ramah lingkungan.
Perencanaan bak kontrol dalam pengendalian sedimentasi pada saluran drainase STA 18+850 sampai dengan 19+325 jalan poros Samarinda-Bontang Farisca Sasti Gadis Setiawan; Ezra Hartarto Pongtuluran; Mariatul Kiptiah
Nusantara Civil Engineering Journal Vol 3 No 1 (2024): Nusantara Civil Engineering Journal
Publisher : Civil Engineering Dept, Balikpapan State Polytechnics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/nuce.v3i1.532

Abstract

Arterial road Samarinda-Bontang often experiences flooding due to the accumulation of sediment in the channels, leading to a reduction in their capacity. This study aims to determine the erosion rate that will occur around the channels, the sedimentation rate that will occur in the channels, and to design the necessary dimensions for a control structure in the channels. The analysis and calculations were conducted using the Universal Soil Loss Equation (USLE) method to estimate the sedimentation volume for the next 10 years. The calculations were carried out using Microsoft Excel software, carefully following appropriate steps, resulting in the sedimentation volume figure used for the design of the control structure. From the analysis, it was found that the rainfall erosivity factor (R) is 13,588.02 Ton.mm/year, the soil erodibility factor (K) is 0.08, the length and slope factor (LS) is 3.68, and the Sediment Delivery Ratio (SDR), which represents the average proportion of sediment transported to the channel to the total erosion in the river basin, is 0.0941. These values yielded a potential erosion rate of 2,837.96 Ton/km²/year, an actual erosion rate of 1,557.002 Ton/km²/year, and a potential sedimentation rate of 146.5529 Ton/km²/year. Based on these values, the projected sedimentation volume in the channels over a 10-year period is 556.81 m³. Therefore, a control structure with dimensions of 20m in length, 2m in width, and 13.92m in depth, or alternatively 20m in length, 2m in width, and 1.39m in depth, is required for a planning period of 1 year.