Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengendalian kekasaran permukaan dalam proses permesinan CNC, karena kualitas permukaan yang baik sangat berpengaruh terhadap kinerja, umur pakai, dan keandalan komponen, khususnya pada material baja AISI 4140 yang широко digunakan dalam industri manufaktur presisi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecepatan spindel, laju umpan, dan kedalaman pemotongan terhadap kekasaran permukaan baja AISI 4140 selama proses permesinan CNC. Metode Taguchi dengan susunan ortogonal L16(4³) digunakan untuk mengoptimalkan parameter pemesinan secara efisien, sedangkan Analisis Varians (ANOVA) digunakan untuk menentukan signifikansi statistik dari setiap faktor. Percobaan dilakukan menggunakan mesin CNC milling (SUPERMILL MK 2.0) dengan mata pisau endmill karbida dan emulsi pendingin. Kekasaran permukaan (Ra) diukur untuk setiap enam belas kombinasi parameter. Hasil menunjukkan bahwa laju umpan merupakan faktor yang paling dominan yang memengaruhi kekasaran permukaan, diikuti oleh kedalaman pemotongan dan kecepatan spindel. Hasil ANOVA menunjukkan bahwa laju umpan memiliki nilai F tertinggi (326,87) dan nilai P 0,000, yang menunjukkan pengaruh yang sangat signifikan. Parameter pemesinan optimal untuk mencapai kekasaran permukaan terendah adalah kecepatan spindel 7000 rpm, laju umpan 50 mm/menit, dan kedalaman pemotongan 0,25 mm, menghasilkan Ra minimum 0,284 µm. Analisis regresi mengkonfirmasi bahwa kekasaran permukaan menurun dengan meningkatnya kecepatan spindel tetapi meningkat dengan laju umpan dan kedalaman pemotongan yang lebih tinggi, dengan deviasi kurang dari 5% antara nilai eksperimental dan nilai prediksi. Secara keseluruhan, analisis Taguchi dan ANOVA berhasil mengidentifikasi kombinasi parameter optimal untuk meminimalkan kekasaran permukaan dalam CNC milling baja AISI 4140, memberikan data referensi yang berharga untuk optimasi proses dalam manufaktur presisi.