Solahudin Solahudin
Institut Agama Islam Al-Hidayah

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TAFSIR SURAT AL-FATIHAH DITINJAU DARI BALAGHAH AL-QUR’AN Yusup Supriadi; Solahudin Solahudin; Arifin Arifin
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 2 (2026): Vol. 2 No. 2 Edisi Juli 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i2.2829

Abstract

Surat Al-Fatihah merupakan inti ajaran Al-Qur’an yang mencakup aspek akidah, ibadah, dan doa. Selain kandungan teologisnya, Al-Fatihah juga memiliki keindahan bahasa yang sangat tinggi, sehingga menjadi objek kajian penting dalam ilmu balaghah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan ilmu ma‘ani, bayan, dan badi‘ dalam Surat Al-Fatihah serta menjelaskan fungsi balaghah tersebut dalam memperkuat makna dan pesan ayat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research), melalui analisis teks ayat-ayat Al-Fatihah berdasarkan teori balaghah klasik sebagaimana dikemukakan oleh para ulama seperti Al-Jurjani, As-Sakkaki, dan Al-Qazwini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Surat Al-Fatihah mengandung struktur kalimat yang sangat efektif (ma‘ani), penggunaan majaz dan tasybih yang halus (bayan), serta keindahan lafaz dan makna melalui berbagai uslub keindahan (badi‘). Kesimpulannya, balaghah dalam Surat Al-Fatihah tidak hanya berfungsi sebagai hiasan bahasa, tetapi berperan penting dalam memperdalam makna, menguatkan akidah, dan menegaskan kemukjizatan Al-Qur’an.
Praktik dan Metode Tahfizh Al-Qur’an: (Studi Living Al-Qur’an di Pesantren Muhammadiyah Boarding School Ki Bagus Hadikusumo Jampang Bogor) Vicky Meidy Al Fajri; Muhammad Thalib; Solahudin Solahudin
Simpati Vol. 4 No. 3 (2026): Juli: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa
Publisher : CV. Alim's Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/simpati.v4i3.2349

Abstract

This study examines the relationship between tahfizh Al-Qur’an practices and the Living Al-Qur’an framework at Muhammadiyah Boarding School (MBS) Ki Bagus Hadikusumo, Jampang, Bogor. Living Al-Qur’an is understood as a phenomenon in which the Qur’an is not merely read but embedded into santri’s daily routines through sustained engagement that integrates classical sanad transmission with contemporary supporting tools. Using a qualitative field-research design, primary data were collected through participant observation and in-depth interviews with caregivers, teachers, and santri, supplemented by documentation of school records, curricula, and memorization achievements, then analyzed through data reduction, display, and conclusion drawing. Findings show that tahfizh instruction proceeds through tahsin-tashih, ziyadah, and muraja’ah stages, supported by talaqqi-musyafahah, takrir-tikrar, sabaq-sabqi-manzil, and sima’i methods, all managed through disciplined time allocation and routine evaluation so that memorization targets remain achievable alongside a full national curriculum and extracurricular commitments. The study demonstrates that Living Al-Qur’an can thrive within a modern dual-curriculum boarding school, offering a replicable model and policy implications for inclusive Islamic education that balances religious depth with academic excellence.