This Author published in this journals
All Journal Jurnal Bidan Mandiri
Latifah Hayati
Poltekkes Kemenkes Padang Prodi D3 Kebidanan Bukittinggi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Ibu terhadap Pemberian Imunisasi Campak pada BADUTA Latifah Hayati; Siti Khadijah; Arneti Arneti
Jurnal Bidan Mandiri Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Bidan Mandiri, Volume 4 No.1 Januari 2026
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jbm.v4i1.2612

Abstract

ABSTRACT Measles is a highly contagious infectious disease that can cause serious complications and death, particularly in children under five years old. Immunization is the primary preventive measure; however, measles immunization coverage in Indonesia remains below the World Health Organization (WHO) target of 95%. In the working area of Padang Luar Public Health Center, measles immunization coverage is only 33.03%, with maternal knowledge identified as one contributing factor. This study aimed to determine the relationship between maternal knowledge and measles immunization among infants aged 9–24 months in Nagari Sungai Tanang, the working area of Padang Luar Public Health Center, Agam Regency, in 2025. A descriptive analytic study with a cross-sectional approach was conducted involving 45 mothers of infants selected through total sampling. Data were collected using questionnaires and documentation and analyzed using the chi-square test. The results showed that 64.4% of mothers had good knowledge, while 42.2% had immunized their infants against measles. Statistical analysis indicated a significant relationship between maternal knowledge and measles immunization (p = 0.000). In conclusion, maternal knowledge is significantly associated with measles immunization. Continuous education and health promotion are needed to improve maternal understanding and increase immunization coverage to prevent measles complications. Keywords: Keywords: maternal knowledge, mothers of under-two children, measles immunization ABSTRAK Campak merupakan penyakit infeksi menular yang berbahaya dan dapat menyebabkan komplikasi serius hingga kematian, terutama pada anak usia di bawah lima tahun. Imunisasi merupakan upaya pencegahan utama, namun cakupan imunisasi campak di Indonesia masih berada di bawah target World Health Organization (WHO) sebesar 95%. Di wilayah kerja Puskesmas Padang Luar, cakupan imunisasi campak hanya mencapai 33,03%, dengan tingkat pengetahuan ibu sebagai salah satu faktor yang memengaruhi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu dengan pemberian imunisasi campak pada bayi usia 9–24 bulan di Nagari Sungai Tanang Wilayah Kerja Puskesmas Padang Luar Kabupaten Agam Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 45 ibu baduta yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 64,4% ibu memiliki pengetahuan baik dan 42,2% memberikan imunisasi campak pada bayinya. Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dan pemberian imunisasi campak (p = 0,000). Disimpulkan bahwa pengetahuan ibu berhubungan signifikan dengan pemberian imunisasi campak, sehingga diperlukan edukasi dan penyuluhan berkelanjutan untuk meningkatkan cakupan imunisasi dan mencegah komplikasi akibat campak. Kata kunci: pengetahuan ibu; ibu baduta; imunisasi campak