Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan prasarana persampahan di Desa Langkearaya, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis timbulan sampah untuk memproyeksikan kebutuhan prasarana persampahan selama 10 tahun ke depan. Data yang digunakan meliputi jumlah penduduk, timbulan sampah per kapita, serta kapasitas sarana pengelolaan sampah. Hasil analisis menunjukkan bahwa timbulan sampah masyarakat Desa Langkearaya diproyeksikan mencapai 40.688 liter/hari dalam periode perencanaan. Berdasarkan hasil tersebut, kebutuhan prasarana persampahan meliputi 3.255 unit tempat sampah rumah tangga, 26 unit gerobak pengangkut sampah, dan 15 unit Tempat Penampungan Sementara (TPS). Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar perencanaan pengelolaan persampahan yang lebih efektif dan berkelanjutan di Desa Langkearaya. This study aims to analyze the needs for waste management infrastructure in Langkearaya Village, Towuti District, East Luwu Regency. The research employs a quantitative approach using a waste generation analysis method to project the required waste management infrastructure over the next ten years. The data used include population size, per capita waste generation, and the capacity of existing waste management facilities. The results indicate that the projected waste generation in Langkearaya Village will reach 40,688 liters per day within the planning period. Based on this projection, the required waste management infrastructure includes 3,255 household waste bins, 26 waste collection carts, and 15 Temporary Waste Storage Facilities (TPS). The findings of this study are expected to serve as a basis for planning a more effective and sustainable waste management system in Langkearaya Village.