Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Kawasan Permukiman Kumuh Perkotaan Kota Bonelemo Kecamatan Bajo Barat Kabupaten Luwu Aswawi, Nafsiah; Tenri, Andi
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 25 No. 2 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 2, Mei - Agustus Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v25i2.6695

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tipologi dan tingkat kekumuhan kawasan permukiman kumuh perkotaan Kota Bonelemo Kecamatan Bajo Barat Kabupaten Luwu. Metode penelitian yang digunakan adalah pembobotan dan qounten analisis melalui pendekatan kualitatif dan kuantitatif baik data primer maupun data sekunder yang selanjutnya dideskripsikan dalam bentuk kalimat-kalimat yang sesuai dengan pokok masalah yang diteliti. Hasil analisis menunjukkan bahwa tifologi kawasan permukiman kumuh perkotaan Kota Bonelemo Kecamatan Bajo Barat Kabupaten Luwu adalah permukiman kumuh yang berlokasi pada daerah dataran tinggi dan termasuk kategori kumuh sedang yang memerlukan penanganan dan pengendalian secara komprehensif dan berkelanjutan. The purpose of this study was to determine the typology and level of slum areas in the Bonelemo City urban slum area, Bajo Barat District, Luwu Regency. The research method used is weighting and quotient analysis through qualitative and quantitative approaches, both primary and secondary data, which are then described in the form of sentences that are in accordance with the main problem being studied. The results of the analysis show that the typology of the Bonelemo City urban slum area, Bajo Barat District, Luwu Regency is a slum area located in a highland area and is included in the medium slum category that requires comprehensive and sustainable handling and control.
Analisis Kebutuhan Prasarana Persampahan Di Desa Langkearaya, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur Indrajaya; Rusida Rusida; Nafsiah Aswawi
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 26 No. 1 (2026): Ecosystem Vol. 26 No 1, Januari - April Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v26i1.8691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan prasarana persampahan di Desa Langkearaya, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis timbulan sampah untuk memproyeksikan kebutuhan prasarana persampahan selama 10 tahun ke depan. Data yang digunakan meliputi jumlah penduduk, timbulan sampah per kapita, serta kapasitas sarana pengelolaan sampah. Hasil analisis menunjukkan bahwa timbulan sampah masyarakat Desa Langkearaya diproyeksikan mencapai 40.688 liter/hari dalam periode perencanaan. Berdasarkan hasil tersebut, kebutuhan prasarana persampahan meliputi 3.255 unit tempat sampah rumah tangga, 26 unit gerobak pengangkut sampah, dan 15 unit Tempat Penampungan Sementara (TPS). Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar perencanaan pengelolaan persampahan yang lebih efektif dan berkelanjutan di Desa Langkearaya. This study aims to analyze the needs for waste management infrastructure in Langkearaya Village, Towuti District, East Luwu Regency. The research employs a quantitative approach using a waste generation analysis method to project the required waste management infrastructure over the next ten years. The data used include population size, per capita waste generation, and the capacity of existing waste management facilities. The results indicate that the projected waste generation in Langkearaya Village will reach 40,688 liters per day within the planning period. Based on this projection, the required waste management infrastructure includes 3,255 household waste bins, 26 waste collection carts, and 15 Temporary Waste Storage Facilities (TPS). The findings of this study are expected to serve as a basis for planning a more effective and sustainable waste management system in Langkearaya Village.