Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemetaan Zona Potensial Penangkapan Ikan Pelagis Besar Menggunakan Citra Satelit Aqua Modis di Perairan Kabupaten Mamuju Wiwi Satriani; Haryanto Asri; Israwahyudi; Binayanti; Ilham
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/r2469f93

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjembatani kebutuhan informasi lokasi penangkapan bagi nelayan dengan pemanfaatan teknologi oseanografi satelit, melalui pemetaan zona potensial penangkapan ikan pelagis besar di perairan Kabupaten Mamuju berdasarkan sebaran suhu permukaan laut dan klorofil-a. Kebaruan penelitian ini terletak pada penyediaan peta Zona Potensial Penangkapan Ikan (ZPPI) berbasis citra satelit Aqua MODIS yang divalidasi secara spasial dengan titik tangkapan nelayan di lapangan, khusus untuk perairan Kabupaten Mamuju yang sejauh ini belum banyak dikaji dibandingkan wilayah pemetaan ZPPI lain di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan data primer dan data sekunder berupa sebaran suhu permukaan laut dan klorofil-a yang diperoleh dari citra satelit Aqua MODIS, kemudian diolah untuk memetakan zona potensial penangkapan ikan pelagis. Data koordinat hasil tangkapan ikan pelagis besar tuna, tongkol, dan cakalang (TCT) yang diperoleh dari aktivitas nelayan dimanfaatkan sebagai data pendukung dalam proses validasi zona potensial penangkapan ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zona potensi penangkapan ikan pelagis besar di perairan Kabupaten Mamuju tersebar pada beberapa wilayah yang memiliki kombinasi suhu permukaan laut dan konsentrasi klorofil-a yang sesuai.
Strategi Pengembangan Ekowisata dan Dampaknya terhadap Ekonomi Lokal: Studi Kasus Pantai Tapandullu, Desa Wisata Malawwa, Kabupaten Mamuju Irnamahmud; Khusnul Khatimah Hasrun; Haryanto Asri; Ilham
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ckdw2264

Abstract

Pantai Tapandullu di Desa Wisata Malawwa, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menyimpan potensi alam pesisir yang besar namun belum dikelola secara optimal sehingga manfaat ekonominya bagi masyarakat lokal belum maksimal. Berbeda dari kebanyakan studi ekowisata di Sulawesi Barat yang umumnya hanya menganalisis kelayakan atau strategi pengembangan destinasi secara terpisah, penelitian ini menawarkan keterbaruan dengan mengintegrasikan analisis strategi pengembangan (SWOT/IFAS-EFAS) dan analisis dampak ekonomi berbasis persepsi tiga kelompok stakeholder (masyarakat lokal, pelaku UMKM, dan wisatawan) secara bersamaan dalam satu kajian, sehingga strategi yang dihasilkan tidak hanya berorientasi pada aspek pengelolaan destinasi, tetapi juga berpijak pada bukti empiris dampaknya terhadap ekonomi warga desa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Rencana awal melibatkan 50 responden purposive sampling (pengelola, UMKM, masyarakat lokal, Pokdarwis, wisatawan), namun pada pelaksanaannya komposisi berubah: unsur pengelola bergabung dengan kelompok UMKM dan data Pokdarwis tidak diperoleh, sehingga total responden menjadi 45 orang (UMKM, masyarakat lokal, dan wisatawan). Hasil analisis SWOT menempatkan strategi pengembangan pada kuadran W-O, yang berorientasi memperbaiki kelemahan internal—fasilitas, promosi, dan kelembagaan pengelola untuk memanfaatkan peluang eksternal. Hasil analisis dampak ekonomi menunjukkan keberadaan ekowisata berdampak positif, dengan skor tertinggi pada kelompok UMKM, diikuti wisatawan dan masyarakat lokal, meski pemerataan manfaat ekonomi bagi seluruh warga desa masih menjadi catatan penting. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan fasilitas dasar, penguatan promosi digital, dan penguatan kelembagaan Pokdarwis sebagai prioritas strategi pengembangan ekowisata yang berkelanjutan dan inklusif.
Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam sebagai pemberdayaan Masyarakat : Studi Literatur Pemberdayaan Petani Nilam Melalui Pemanfaatan Limbah sebagai Produk Bernilai Tambah Basir Badul; Ilham; Harfiah Herman
JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2026): J-BKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/wck1zb39

Abstract

Limbah yang dihasilkan dari proses penyulingan nilam menjadi salah satu masalah yang dihadapi para petani nilam karena sebagian besar limbah tersebut belum dimanfaatkan dengan baik dan dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Di sisi lain, limbah nilam masih mengandung bahan organik yang bisa diubah menjadi berbagai produk bernilai tambah, sehingga bisa meningkatkan penghasilan petani. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kemungkinan meningkatkan kesejahteraan para petani nilam dengan memanfaatkan limbah menjadi produk yang bernilai tambah, Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu bentuk implementasi nilai-nilai Islam yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan ekonomi sekaligus membangun karakter masyarakat yang mandiri dan bertanggung jawab. dalam perspektif Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, pemberdayaan tidak hanya berorientasi pada aspek psikologis, tetapi juga pada penguatan spiritual, sosial, dan ekonomi, dari perspektif Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data didapat dari berbagai sumber basis data akademik seperti Google Scholar, Scopus, ScienceDirect, SpringerLink, Garuda, dan DOAJ, dengan rentang waktu publikasi dari tahun 2015 sampai tahun 2025. Proses seleksi literatur mengikuti pedoman PRISMA 2020. Dari 145 artikel yang ditemukan, ada 35 artikel yang memenuhi syarat dan dianalisis menggunakan metode content analysis. Penelitian menunjukkan bahwa limbah dari proses penyulingan nilam bisa digunakan sebagai kompos, pupuk organik, biochar, bahan biomassa untuk energi, serta produk tambah nilai lainnya yang membantu menerapkan ekonomi sirkular. Keberhasilan dalam memanfaatkan limbah tergantung pada peningkatan kemampuan petani, pengembangan struktur kelompok tani, bantuan yang diberikan, serta akses terhadap teknologi dan pasar. Dari sudut pandang AIK, penggunaan limbah nilam sesuai dengan nilai tauhid, khalifah di bumi, ihsan, tajdid, dan teologi Al-Ma’un yang menekankan tanggung jawab terhadap lingkungan serta pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini menghasilkan model konseptual untuk mendorong kekuatan petani nilam dengan memanfaatkan AIK, yang mencakup pengelolaan sampah, memperkuat perekonomian petani, serta menjaga lingkungan hidup secara berkelanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan bisa menjadi acuan dalam membuat program yang membantu petani nilam berkembang secara berkelanjutan dan sesuai dengan nilai-nilai Islam.   Kata kunci: Pemberdayaan Petani, Limbah Nilam, Nilai Tambah, Ekonomi  Irkular, AIK   DAFTAR PUSTAKA Ariani, Z. (2023). Inovasi bank sampah perempuan hebat dengan pendekatan ekonomi sirkular kelola organic waste menjadi produk ekonomi kreatif. International Journal of Social Science, 2(6). https://doi.org/10.53625/ijss.v2i6.5365. Arsyiah, W. O. (2026). Pemberdayaan Masyarakat Petani Nilam Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Lasalimu Kecamatan Lasalimu Selatan Kabupaten Buton. Jurnal Publik, 20(01), 75-82. Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications. Geissdoerfer, M., Savaget, P., Bocken, N. M. P., & Hultink, E. J. (2020). The circular economy: A new sustainability paradigm? Journal of Cleaner Production, 143, 757–768. Karnawan, M. N., Yuliani, & Dewi, R. (2026). Pemberdayaan Petani Berbasis Potensi dalam Pengelolaan Limbah Tembakau. Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 10(4), 421–442. https://doi.org/10.15575/tamkin.v10i4.46315 Kirchherr, J., Reike, D., & Hekkert, M. (2023). Conceptualizing the circular economy: An analysis of 114 definitions. Resources, Conservation and Recycling, 127, 221–232. Majelis Pendidikan Kader Pimpinan Pusat Muhammadiyah. (2023). Al-Islam dan Kemuhammadiyahan perguruan tinggi Muhammadiyah. Muhammadiyah. Maulana, R., & Winandar, A. (2025). Eco-Islamic school: Pengelolaan sampah berbasis fiqh bi’ah dan circular economy. Mimbar Integritas: Jurnal Pengabdian. https://doi.org/10.36841/mimbarintegritas.v5i2.8050 Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Sage Publications. Mokorimban, I. K. T., & Sarimbangun, R. (2026). Ecotheology and the management of patchouli distillation waste: A case study of farmers in Lansot Tomohon. Jurnal Teologi Pambelum, 5(2), 256–271. https://doi.org/10.59002/jtp.v5i2.188 Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Remaja Rosdakarya. Nashir, H. (2020). Memahami ideologi Muhammadiyah. Suara Muhammadiyah. Nattassha, R., Handayati, Y., Simatupang, T. M., & Siallagan, M. (2020). Noman, A. A., Akter, U. H., Pranto, T. H., & Haque, A. K. M. B. (2022). Machine learning and artificial intelligence in circular economy: A bibliometric analysis and systematic literature review. Sustainable Systems Review. Pambudi, N. F., Samarakoon, S. M. K., Ratnayake, R. M. C., Simatupang, T. M., & Mulyono, N. B. (2025). The future of circular economy: Person-narrative and scenario planning on self-sustained circular business ecosystem in minimizing plastic waste. Business Strategy and the Environment, 34, 4111–4142. https://doi.org/10.1002/bse.4191 Rif'ah, M. I., Wirjodirdjo, B., & Ciptomulyono, U. (2025). Theory of planned behavior and fuzzy Delphi method for exploring circular economy adoption of Indonesian SMEs. Management Science and Industrial Engineering. https://doi.org/10.3233/ATDE250581 Satriyono, R. D. A. P., & Ramadhani, D. S. (2023). Identification of factors driving household intention to implement circular economy. Efficient: Indonesian Journal of Development Economics, 6(3), 281–289. https://doi.org/10.15294/efficient.v6i3.2718 Sumarni, M., Ikhwan, I., Iskandar, D. N., Irhamsyah, I., Rambe, K., Hisan, K., Tseng, M. L., Li, S. X., Lim, M. K., Bui, T. D., & Iranmanesh, M. (2025). Causality of circular supply chain management in small and medium-sized enterprises using qualitative information: A waste management practices approach in Indonesia. Annals of Operations Research, 355, 1685–1726. https://doi.org/10.1007/s10479-023-05392-5 Ulya, Z., Eliza, Z., & Mastura, M. (2025). Improving the community economy through the empowerment of patchouli oil farmer groups in Cempa Village, Aceh Tamiang. Malik Al-Shalih: Jurnal Pengabdian Masyarakat. https://doi.org/10.52490/malikal-shalih.v4i1.5911 Understanding circular economy implementation in the agri-food supply chain: The case of an Indonesian organic fertiliser producer. Agriculture & Food Security, 9(10). https://doi.org/10.1186/s40066-020-00264-8 Zairinayati, Z., Maftukhah, N. A., & Novianty, N. (2019). Pengelolaan sampah bernilai ekonomi berbasis masyarakat. Berdikari: Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks, 7(2). https://doi.org/10.18196/bdr.8285 Zikri, I., Agussabti, A., Akram, M., Indra, I., Kamaruzzaman, S., Mujiburrahmad, M., & Susanti, E. (2022). Farmer empowerment and its contributing factors (A case study of patchouli farmer in Kabupaten Aceh Jaya). Jurnal Agrisep, 21(1), 147–160. https://doi.org/10.31186/jagrisep.21.1.147-160 Zorpas, A. A., Naddeo, V., Voukkali, I., Vraka, E., & Bockreis, A. (2025). Environmental ethics considerations in circular economy and waste management. Waste Management & Research, 43(2), 133–136. https://doi.org/10.1177/0734242X241299891