Maryam
Prodi D3 Kebidanan, Akademi Kebidanan KH. Putra

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemetaan Bukti Ilmiah Edukasi Gizi dalam Pencegahan Anemia pada Ibu Hamil : Scoping Review Ridha Annisa Hakim; Maryam
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v6i1.1656

Abstract

Anemia kehamilan merupakan masalah kesehatan maternal global yang berdampak signifikan terhadap morbiditas serta mortalitas ibu dan anak. Edukasi gizi dipandang sebagai salah satu modalitas intervensi non-klinis strategis untuk memitigasi risiko tersebut. Scoping review ini bertujuan untuk memetakan bukti ilmiah mengenai fokus, modalitas, dan karakteristik intervensi edukasi gizi bagi ibu hamil dan wanita prakonsepsi dalam konteks pencegahan serta manajemen anemia di negara berkembang. Tinjauan ini menerapkan kerangka kerja Arksey dan O'Malley serta pedoman PRISMA-ScR. Penelusuran artikel primer publikasi 2021–2026 dilakukan pada basis data PubMed, ScienceDirect, dan Springer Nature Link. Karakteristik studi dinilai menggunakan Joanna Briggs Institute Critical Appraisal Checklist. Tujuh artikel terpilih mencakup variasi jenis studi kuantitatif (cross-sectional, case-control, RCT), kualitatif, dan mixed methods. Studi-studi tersebut dilaksanakan di beberapa negara berkembang meliputi Arab Saudi, Etiopia, Nepal, Lebanon, dan Kenya. Sintesis data mengidentifikasi tiga bentuk intervensi edukasi gizi utama: (1) penyuluhan kesehatan individu maupun kelompok oleh tenaga kesehatan atau multidisiplin, (2) edukasi berbasis pelibatan komunitas dan keluarga, serta (3) pemanfaatan media edukatif seperti instrumen berbasis gambar dan platform digital (Health). Intervensi edukasi gizi melalui diversifikasi media, optimalisasi pangan lokal, penyuluhan interprofesional, serta penguatan dukungan sosiokultural keluarga berpotensi mendukung peningkatan kepatuhan suplementasi besi dan perbaikan status hemoglobin ibu hamil. Pendekatan kolaboratif yang integratif menjadi strategi krusial dalam memperkuat asuhan kebidanan di fasilitas kesehatan primer.