Sakhrani Rasyid
Universitas Labuhanbatu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Performa Virtualisasi Sistem Operasi Windows 8 Menggunakan Oracle VM VirtualBox dengan Variasi Konfigurasi RAM Sakhrani Rasyid; Sulistia Sulistia; Aidil Fajri Adinata; Riko Taruna; Sahat Parulian Sitorus
JURNAL KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI Vol 4, No 2 (2026): (JULI) | Perancangan Perangkat Lunak
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkti.v4i2.21706

Abstract

Sistem operasi mengelola sumber daya perangkat keras dan menyediakan antarmuka pengguna. Windows 8 masih sangat relevan untuk dikaji karena mewakili transisi arsitektur yang krusial dari antarmuka desktop klasik (Windows 7) ke antarmuka modern berbasis tile (Windows 10/11). Karakteristik transisional grafis (Metro UI) ini menjadikannya objek uji beban yang ideal bagi hypervisor tipe 2 dalam menangani sistem operasi guest.Berbeda dengan penelitian terdahulu yang umumnya mengandalkan konfigurasi tunggal, penelitian deskriptif-kuantitatif ini mengevaluasi performa instalasi dan konsumsi sumber daya Windows 8 pada Oracle VM VirtualBox melalui skema multi-konfigurasi. Pengujian membandingkan alokasi RAM guest sebesar 2 GB dan 4 GB, di mana setiap skenario direplikasi tiga kali guna mendapatkan nilai rata-rata yang valid. Performa host dipantau secara simultan selama instalasi menggunakan Windows Task Manager dan Resource Monitor.Hasil pengujian menunjukkan perbedaan performa yang signifikan. Konfigurasi RAM 2 GB mencatatkan rata-rata durasi instalasi 20,5 menit dengan puncak utilitas CPU host 93,4%, serta ukuran aktual Virtual Disk Image (VDI) pasca-instalasi 12,5 GB. Sementara itu, konfigurasi RAM 4 GB lebih efisien dengan durasi 17,2 menit, puncak CPU 89,1%, dan ukuran VDI 12,8 GB. Data ini membuktikan bahwa penambahan RAM guest mampu mempercepat proses paging dan menekan beban kerja subsistem memori virtual, meskipun beban CPU tetap dominan pada fase dekompresi berkas biner.Penelitian ini memberikan kontribusi berupa data komparatif kuantitatif yang objektif. Temuan tersebut dapat diimplementasikan sebagai rujukan praktis bagi para pengajar dan mahasiswa untuk menentukan alokasi sumber daya minimum yang paling optimal saat menjalankan praktikum virtualisasi sistem operasi legacy pada infrastruktur laboratorium yang terbatas.