Meriatna Meriatna
Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Malikussaleh

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Service Learning dan Aksi Nyata Mahasiswa Terhadap Bencana Alam Banjir di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara sebagai Bentuk Implementasi Nilai-Nilai Kewarganegaraan Firda Tirta Yani; Raudhatul Ulfa; Fahrizal Nasution; Ledy Mahara Ginting; Meriatna Meriatna; Faisal Faisal; Wusnah Wusnah
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i2.26502

Abstract

Bencana banjir yang terjadi pada 26 November 2025 di wilayah Aceh dan Sumatera menimbulkan dampak signifikan terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat. Peristiwa tersebut menuntut keterlibatan aktif berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, dalam upaya pemulihan pascabencana. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan dampak kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa sebagai bentuk implementasi Mata Kuliah Kewarganegaraan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan oleh 90 mahasiswa Program Studi Teknik Kimia kelas A1 Universitas Malikussaleh melalui pendekatan service learning yang terintegrasi dengan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) Kewarganegaraan. Metode pelaksanaan meliputi pembelajaran kewarganegaraan, perencanaan aksi, pelaksanaan pengabdian dalam bentuk aksi individu dan kelompok, dokumentasi, serta evaluasi berbasis nilai-nilai kewarganegaraan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa aksi individu dan kelompok mahasiswa memberikan dampak positif bagi masyarakat terdampak banjir, antara lain membantu pemenuhan kebutuhan dasar, mempercepat pemulihan lingkungan dan fasilitas umum, serta memberikan dukungan psikososial di beberapa desa di Kabupaten Aceh Utara. Selain itu, kegiatan ini berkontribusi terhadap pencapaian CPMK, khususnya dalam aspek kepedulian sosial, partisipasi aktif, empati, dan tanggung jawab sebagai warga negara. Kegiatan pengabdian ini membuktikan bahwa integrasi Mata Kuliah Kewarganegaraan dengan aksi sosial pascabencana efektif dalam membentuk karakter mahasiswa sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Cair dari Limbah Kulit Pisang dan Air Cucian Beras di Dusun Sido Mulyo Kabupaten Aceh Utara Wiza Ulfa Fibarzi; Rizka Nurlaila; Meriatna Meriatna; Zulmiardi Zulmiardi
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Juli 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i3.27096

Abstract

Dusun Sido Muliyo yang berada di Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, berpotensi cukup besar di bidang sektor pertanian, namun masih menghadapi kendala dalam pengelolaan limbah, terutama kulit pisang dan air cucian beras. Limbah tersebut berisiko menyebabkan gangguan lingkungan jika pengelolaannya tidak dilakukan secara optimal. Oleh karena itu, pelatihan pembuatan pupuk cair berbahan limbah kulit pisang dan air cucian beras dilaksanakan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat agar mampu memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara lebih optimal. Kegiatan diawali dengan penyuluhan mengenai pentingnya pengelolaan limbah organik, kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan pupuk cair. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan adanya peningkatan keterampilan peserta dalam mengolah limbah menjadi produk yang bernilai guna, serta meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan limbah secara berkelanjutan. Dampak positif yang dihasilkan meliputi berkurangnya limbah organik, meningkatnya produktivitas pertanian, penguatan ekonomi masyarakat lokal, serta tumbuhnya kesadaran lingkungan. Kata kunci: Pupuk cair, limbah, kulit pisang, air cucian beras