T. Sukma Achriadi Sukiman
Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Game Edukatif Berbasis Scratch untuk Mendukung Pendidikan yang Unggul, Profesional, dan Inovatif di SMK Darul Ihsan Aceh Besar Nurrisma Nurrisma; Nurrizqa Nurrizqa; Anni Zulfia; T. Sukma Achriadi Sukiman; Annisa Karima
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Juli 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i3.27347

Abstract

Keterbatasan literasi coding dan minimnya pengenalan pemrograman visual di sekolah menengah kejuruan, khususnya di daerah, menjadi persoalan mendasar yang menghambat pengembangan kompetensi digital siswa. Program kolaborasi pengabdian kepada masyarakat antara Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi UIN Ar-Raniry dan Sekolah Tinggi Manajemen dan Ilmu Komputer Indonesia Banda Aceh dilaksanakan di SMK Darul Ihsan Aceh Besar pada 10 hingga 14 Oktober 2022, dengan tujuan meningkatkan kompetensi guru dan siswa dalam teknik pembuatan game sederhana menggunakan platform Scratch. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode pelatihan berbasis praktik yang memadukan pemaparan teori, demonstrasi langsung, simulasi, pemberian tugas terstruktur, dan diskusi interaktif, dengan melibatkan 40 peserta dari kalangan guru dan siswa. Materi pelatihan disusun secara progresif melalui enam tahap, yaitu pengenalan Scratch, pengenalan coding dasar, pembuatan karakter dan background, pembuatan animasi sederhana, pembuatan game sederhana, serta praktik langsung oleh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta yang sangat signifikan, ditandai dengan kemampuan peserta menghasilkan prototipe game edukatif yang fungsional dan siap diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran di kelas. Dampak yang dirasakan mencakup perubahan nyata dari kondisi ketidaktahuan total tentang pemrograman visual menuju penguasaan dasar Scratch yang aplikatif, peningkatan kapasitas guru dalam merancang media ajar digital berbasis game, serta tumbuhnya kesadaran siswa terhadap pentingnya literasi coding di era digital.