Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kepadatan Tanah Menggunakan Metode Pengujian Sand Cone Pada Timbunan Maindam Bendungan Cirujey Pirmansyah; Sukadi; Parmono
Jurnal Teknik Sipil (JUTSI) Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Sipil (JUTSI)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jutsi.v2i1.6154

Abstract

Bendungan Cijurey merupakan bendungan urugan tanah yang berfungsi untuk pengendalian banjir, irigasi, dan penyediaan air baku, sehingga mutu dan kepadatan timbunan maindam menjadi faktor penting untuk mencegah kegagalan akibat penurunan berlebih, rembesan, maupun eksentrisitas beban pada tubuh bendungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kepadatan tanah timbunan maindam Bendungan Cijurey Paket 1 menggunakan metode uji sand cone sebagai bagian dari pengendalian mutu lapangan. Pendekatan yang digunakan adalah studi kasus kuantitatif dengan membandingkan kepadatan kering hasil uji sand cone di berbagai titik dan elevasi timbunan terhadap kepadatan kering maksimum dan kadar air optimum hasil uji Proctor di laboratorium. Data lapangan dikumpulkan melalui serangkaian pengujian sand cone pada setiap lapisan timbunan, kemudian dihitung derajat kepadatan dan dievaluasi terhadap spesifikasi teknis yang umumnya mensyaratkan minimal 95% kepadatan Proctor. Hasil menunjukkan bahwa derajat kepadatan pada lintasan uji berada di atas batas minimum yang ditetapkan, sehingga risiko penurunan diferensial, peningkatan rembesan, dan ketidakstabilan akibat eksentrisitas dapat ditekan dalam batas yang dapat diterima. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan uji sand cone secara konsisten sebagai alat verifikasi mutu pemadatan untuk menjamin kinerja dan keamanan jangka panjang bendungan urugan tanah.
Perbandingan Volume Cut and Fill di Proyek Gudang Wings di Padalarang Menggunakan Metode Grading dan Stationing pada Civil 3D Adit Syahputra; Parmono
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 11 No. 2 (2026): Jurnal Teknik Sipil MACCA (JUNI 2026)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/mg8v7s91

Abstract

Akurasi perataan lahan merupakan faktor penting dalam estimasi biaya proyek konstruksi, khususnya untuk pengembangan gudang skala besar. Studi ini membandingkan dua metode perhitungan volume yang tersedia di AutoCAD Civil 3D  metode Perataan (Volume Komposit) dan metode Penentuan Stasiun (Luas Ujung Rata-rata) yang diterapkan pada proyek Gudang Wings DC Padalarang yang mencakup area seluas 14.388,74 m². Metode Grading yaitu metode yang berdasarkan perbandingan grid permukaan ke permukaan, menghasilkan Galian: 32.765,27 m³, Timbunan: 3.107,89 m³, dan Volume Bersih: 29.657,00 m³. Metode Penentuan Stasiun, menggunakan interval penampang 10 meter, menghasilkan Galian: 32.107,41 m³, Timbunan: 3.200,66 m³, dan Volume Bersih: 28.906,75 m³. Analisis deviasi menunjukkan perbedaan sebesar 2.01% untuk galian, 27.96% untuk timbunan, dan 2.53% untuk volume bersih. Hasil menunjukkan bahwa metode Grading lebih akurat untuk proyek berbasis area karena cakupan gridnya yang komprehensif, sedangkan metode Stationing, meskipun umum digunakan untuk pelaporan administratif, menunjukkan deviasi yang signifikan pada medan yang kompleks. Interval stationing yang lebih dekat meningkatkan akurasi.