Bendungan Cijurey merupakan bendungan urugan tanah yang berfungsi untuk pengendalian banjir, irigasi, dan penyediaan air baku, sehingga mutu dan kepadatan timbunan maindam menjadi faktor penting untuk mencegah kegagalan akibat penurunan berlebih, rembesan, maupun eksentrisitas beban pada tubuh bendungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kepadatan tanah timbunan maindam Bendungan Cijurey Paket 1 menggunakan metode uji sand cone sebagai bagian dari pengendalian mutu lapangan. Pendekatan yang digunakan adalah studi kasus kuantitatif dengan membandingkan kepadatan kering hasil uji sand cone di berbagai titik dan elevasi timbunan terhadap kepadatan kering maksimum dan kadar air optimum hasil uji Proctor di laboratorium. Data lapangan dikumpulkan melalui serangkaian pengujian sand cone pada setiap lapisan timbunan, kemudian dihitung derajat kepadatan dan dievaluasi terhadap spesifikasi teknis yang umumnya mensyaratkan minimal 95% kepadatan Proctor. Hasil menunjukkan bahwa derajat kepadatan pada lintasan uji berada di atas batas minimum yang ditetapkan, sehingga risiko penurunan diferensial, peningkatan rembesan, dan ketidakstabilan akibat eksentrisitas dapat ditekan dalam batas yang dapat diterima. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan uji sand cone secara konsisten sebagai alat verifikasi mutu pemadatan untuk menjamin kinerja dan keamanan jangka panjang bendungan urugan tanah.
Copyrights © 2026