Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Biaya Dan Waktu Pembangunan Dinding Penahan Tanah Pada Proyek Pembangunan Drainase Utama Dan Revitalisasi Drainase Utama Kota Jambi Resa Utami; Harmes; Putri Nurul Kusuma Whardani
Jurnal Teknik Sipil (JUTSI) Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Sipil (JUTSI)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Asam merupakan sungai kecil di Kota Jambi yang mengalami pendangkalan akibat sedimentasi sehingga meningkatkan risiko banjir, khususnya pada segmen SA223 s/d SA229. Pada desain awal, konstruksi saluran direncanakan menggunakan revertment, namun berdasarkan Berdasarkan hasil pengamatan lapangan, tanah eksisting di sisi kiri dan kanan saluran kurang stabil dan terdapat perbedaan elevasi yang signifikan sehingga meningkatkan tekanan tanah aktif melebihi desain awal, oleh karena itu desain diubah menjadi Dinding Penahan Tanah (DPT). Perubahan desain tersebut berpengaruh terhadap biaya dan waktu pelaksanaan proyek. Penelitian bertujuan untuk menganalisis besaran biaya dan durasi pekerjaan pembangunan DPT pada Proyek Pembangunan Drainase Utama dan Revitalisasi Drainase Utama Kota Jambi (LOAN JICA) segmen SA223 s/d SA229. Analisis dilakukan melalui RAB berdasarkan gambar kerja, AHSP 2025, dan SSH Provinsi Jambi 2025, serta metode CPM untuk menentukan biaya dan durasi pekerjaan DPT sebagai dasar pengendalian proyek. Hasil penelitian memberikan gambaran mengenai total kebutuhan biaya sebesar Rp.7.566.786.124,31 serta estimasi waktu pelaksanaan pekerjaan DPT yaitu selama 81 hari kerja dengan 24 item pekerjaan termasuk jalur kritis. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kebutuhan biaya dan item pekerjaan kritis guna mencegah keterlambatan proyek.
Analisis Identifikasi Keruskan dan Kerugian Akibat Banjir -Desa Tanjung Bunga dan Tanjung Karang Kecamatan Tanah Kampung Azizul Azizul; Harmes; Putri Nurul Kusuma Whardani
Jurnal Teknik Sipil (JUTSI) Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Sipil (JUTSI)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jutsi.v2i1.6356

Abstract

Banjir termasuk salah satu jenis bencana hidrometeorologi yang tidak hanya menyebabkan genangan air, tetapi juga menimbulkan kerusakan pada bangunan tempat tinggal masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kerusakan bangunan rumah serta mengestimasi nilai kerugian fisik yang ditimbulkan oleh banjir pada periode 2023–2024 di Desa Tanjung Karang dan Desa Tanjung Bunga, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh. Kajian ini menitikberatkan pada proses identifikasi kerusakan bangunan melalui observasi langsung terhadap berbagai komponen rumah yang terdampak, seperti pondasi, kolom, balok, dinding, lantai, atap, plafon, pintu, jendela, hingga bagian finishing bangunan.Penilaian kerusakan dilakukan pada 50 unit rumah dengan menggunakan metode pembobotan pada setiap komponen bangunan, baik struktur maupun non-struktur, dengan rentang nilai antara 0,00 hingga 1,00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketinggian genangan air mencapai sekitar ±3,96 meter. Kerusakan yang ditemukan sebagian besar terjadi pada elemen non-struktural, seperti lantai, dinding, pintu, dan jendela, sedangkan komponen struktur utama bangunan pada umumnya masih berada dalam kondisi relatif baik. Berdasarkan hasil perhitungan, nilai kerugian terbesar tercatat di Desa Tanjung Karang sebesar Rp390.529.020, sementara di Desa Tanjung Bunga sebesar Rp227.510.980, sehingga total kerugian yang diakibatkan oleh banjir mencapai Rp618.040.000.