Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi model pembelajaran Outdoor Education terhadap minat belajar PJOK siswa kelas V SDN 08 PAGI Jakarta Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain regresi untuk menguji pengaruh implementasi model pembelajaran Outdoor Education terhadap minat belajar PJOK siswa. Populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 42 orang, terdiri atas 16 siswa perempuan dan 26 siswa laki-laki. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen kuesioner berbentuk skala Likert yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 27.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran Outdoor Education berpengaruh signifikan terhadap minat belajar PJOK siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05 serta koefisien regresi bernilai positif, yang menunjukkan bahwa semakin baik penerapan model Outdoor Education, maka semakin tinggi minat belajar siswa. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,351 menunjukkan bahwa model pembelajaran Outdoor Education memberikan kontribusi sebesar 35,1% terhadap peningkatan minat belajar PJOK siswa, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis luar ruang tidak hanya meningkatkan ketertarikan siswa terhadap pembelajaran PJOK, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif, antusiasme, dan pengalaman belajar yang lebih bermakna dalam proses pembelajaran di sekolah dasar.