Hipertensi dan hiperkolesterolemia merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi pada wanita perimenopause–menopause, yang dipicu oleh perubahan hormonal yang memengaruhi metabolisme lipid dan regulasi vaskular. Penurunan kadar estradiol pada wanita menopause meningkatkan aktivitas lipoprotein lipase, mendorong akumulasi lemak, dan memperburuk profil lipid, pola yang bahkan telah terdokumentasi sebelum menopause pada wanita Indonesia. Di Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, kasus hipertensi mencapai 3.935 orang pada tahun 2023, dengan proporsi wanita sebesar 50,82%. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, deteksi dini, dan konseling kesehatan bagi perempuan usia 40 tahun ke atas di tiga desa sasaran: Lancang Garam, Tumpok Teungoh, dan Hagu Selatan. Sebanyak 90 peserta mengikuti kegiatan edukasi kesehatan terstruktur, skrining tekanan darah dan kolesterol, serta konseling individual. Pengetahuan diukur menggunakan instrumen pre-test dan post-test yang mencakup empat domain: definisi dan faktor risiko, manifestasi klinis, komplikasi, serta pencegahan dan penatalaksanaan. Rata-rata nilai pre-test sebesar 52,3 meningkat secara bermakna menjadi 78,7 pada post-test. Hasil skrining menunjukkan rata-rata tekanan darah 148/92 mmHg dan rata-rata kadar kolesterol total 224 mg/dL. Pendekatan holistik berbasis komunitas yang mengintegrasikan edukasi, deteksi dini, dan konseling terbukti efektif meningkatkan literasi kesehatan kelompok sasaran.