Srie Faizah Lisnasari
Universitas Quality Berastagi

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PROGRAM BIMBINGAN BELAJAR DI KELURAHAN LAUCIMBA KECAMATAN KABANJAHE KABUPATEN KARO KECAMATAN KABANJAHE KABUPATEN KARO Jainab Jainab; Srie Faizah Lisnasari; Pelista Pelista
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 2 No. 2 (2026): Vol. 2 No. 2 Edisi Juli 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v2i2.2596

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa sekolah dasar di Kelurahan Laucimba Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Karo melalui program bimbingan belajar. Kegiatan ini dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Quality Berastagi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendampingan belajar melalui bimbingan kelompok kecil dan bimbingan individual. Tahapan pelaksanaan meliputi koordinasi dengan masyarakat, identifikasi kesulitan belajar siswa, pengelompokan peserta berdasarkan kebutuhan belajar, pelaksanaan bimbingan membaca, menulis, dan berhitung, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program bimbingan belajar membantu siswa menjadi lebih aktif, percaya diri, dan termotivasi dalam belajar. Siswa juga menunjukkan peningkatan kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung. Kegiatan ini turut membantu orang tua yang memiliki keterbatasan waktu dalam mendampingi anak belajar di rumah. Dengan demikian, program bimbingan belajar dapat menjadi strategi pengabdian kepada masyarakat yang efektif dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar di lingkungan masyarakat.
PENGARUH PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL TARI DAERAH TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD INPRES LINGGA TENGAH KABUPATEN DAIRI Erdalina Sinulingga; Jainab Jainab; Srie Faizah Lisnasari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4644

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran muatan lokal di sekolah dasar yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan kurang mengaitkan materi dengan konteks kehidupan nyata siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal tari daerah terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas V SD Inpres Lingga Tengah Kabupaten Dairi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental melalui one group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 31 siswa kelas V. Teknik pengumpulan data menggunakan angket motivasi belajar dan tes hasil belajar yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, yaitu uji t berpasangan (paired sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa, dengan nilai rata-rata meningkat dari 82,06 pada pretest menjadi 86,58 pada posttest. Hasil uji t menunjukkan t hitung = 22,334 > t tabel = 2,045 (α = 0,05), sehingga peningkatan hasil belajar signifikan. Selain itu, motivasi belajar siswa juga mengalami peningkatan dari 42,00 menjadi 44,13, dengan hasil uji t menunjukkan t hitung = 14,709 > t tabel = 2,045 (α = 0,05), yang berarti peningkatan motivasi belajar juga signifikan. Dengan demikian, pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal tari daerah terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa sekolah dasar, serta dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang inovatif, relevan, dan bermakna dalam konteks pendidikan berbasis budaya lokal.
PENGARUH STRATEGI GAMIFIKASI BERBASIS LINGKUNGAN TERHADAP KEMAMPUAN NUMERASI DAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IV SD Erniati Br. Tarigan; Srie Faizah Lisnasari; Jainab Jainab
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi gamifikasi berbasis lingkungan terhadap kemampuan numerasi dan berpikir kritis siswa kelas IV di SD Negeri No. 043935 Simpang Katepul. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen melalui one group pretest-posttest design. Subjek penelitian terdiri dari 17 siswa yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan numerasi dan berpikir kritis sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, yaitu uji paired sample t-test untuk numerasi dan uji Wilcoxon untuk berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan yang signifikan pada kemampuan numerasi dengan nilai rata-rata dari 80,35 menjadi 87,82 (p < 0,05), serta kemampuan berpikir kritis dari 72,18 menjadi 83,41 (p < 0,05). Selain itu, distribusi nilai siswa mengalami pergeseran dari kategori rendah ke kategori tinggi setelah penerapan strategi pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi gamifikasi berbasis lingkungan efektif dalam meningkatkan kemampuan numerasi dan berpikir kritis siswa. Strategi ini mampu menciptakan pembelajaran yang kontekstual, menarik, dan bermakna, serta mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, strategi ini dapat menjadi alternatif inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar, khususnya dalam pengembangan keterampilan abad ke-21.