Keterampilan observasi merupakan salah satu keterampilan proses sains yang penting dikuasai peserta didik dalam pembelajaran IPA, khususnya pada materi tekanan zat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis skor rata-rata keterampilan observasi peserta didik kelas VIII SMPN 13 Makassar secara keseluruhan, pada setiap kelas, dan pada setiap indikator. Penelitian ini merupakan penelitian survei deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMPN 13 Makassar yang berjumlah 434 orang, dengan sampel sebanyak 78 peserta didik yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik proportional random sampling. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda keterampilan observasi sebanyak 20 soal yang telah dinyatakan valid dengan koefisien konsistensi internal Gregory (Vc) sebesar 1,00. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata keterampilan observasi peserta didik secara keseluruhan sebesar 14,26 dengan kategori sedang. Pada tingkat kelas, skor rata-rata bervariasi antara 12,14 hingga 15,57; sebagian besar kelas berada pada kategori sedang, dua kelas (VIII.3 dan VIII.9) berkategori tinggi, dan satu kelas (VIII.4) berkategori rendah. Pada tingkat indikator, skor tertinggi diperoleh pada indikator mengidentifikasi data dan kejadian nyata (4,39, kategori tinggi), diikuti mengidentifikasi detail objek (3,96, sedang) dan mengidentifikasi perbedaan objek (3,88, sedang), sedangkan skor terendah diperoleh pada indikator mengurutkan objek atau peristiwa secara teratur (2,02, kategori rendah). Berdasarkan hasil tersebut, keterampilan observasi peserta didik masih perlu ditingkatkan, terutama pada indikator mengurutkan objek atau peristiwa secara sistematis.