Nurwijaya Fitri
Institut Citra Internasional, Program Studi Ilmu Keperawatan, Pangkalpinang, Prov. Kep. Bangka Belitung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI SECTIO CAESAREA DIRUMAH SAKIT BAKTI TIMAH PANGKAL PINANG TAHUN 2024 Safera Eka Wangsa; Nurwijaya Fitri; Nova Mardiana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.42806

Abstract

Sectio Caesarea adalah persalinan yang dilakukannya sayatan pada rahim depan perut. Berdasarkan data statistik World Health Organization (WHO,2021) penggunaan operasi caesar terus meningkat secara global terhitung lebih dari 1 dari 5 (21%) dari semua persalinan. Jumlah ini akan terus meningkat selama beberapa dekade mendatang, dengan hamper sepertiga (29%) dari semua kelahiran kemungkinan akan terjadi melalui operasi caesar. Pasien Sectio Caesarea mengalami kecemasan yang signifikan sebelum operasi, yang dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan emosional mereka. Kecemasan ini sering kali berhubungan dengan intimidasi tentang prosedur, risiko komplikasi, dan kekhawatiran terhadap kesejahteraan bayi.Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi SC (sectio caesarea). Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional dan uji rank spearman dengan hasil berupa Analisa univariat dan analisa bivariat. Teknik pengambilan menggunakan teknik non probability sampling yaitu purposive sampling. Populasi pada penelitian ini adalah pasien yang melakukan operasi di Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang Tahun 2024 sebanyak 377 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 88 responden. Berdasarkan uji kai kuadrat diperoleh nilai p-value (0,000) ≤ α (0,05), maka H0 ditolak. Disimpulkan ada hubungan Pendidikan dengan Kecemasan Pasien Pre Operasi Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang Tahun 2024. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara pendidikan dengan kecemasan dengan (p-value = 0,000 POR= 0,070 dan pengalaman operasi(p value = 0,0470 POR = 8,550) dengan kecemasan pasien pre operasi sectio caesarea.
HUBUNGAN ANTARA GAYA HIDUP DAN TINGKAT STRES TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS LUBUK BESAR TAHUN 2025 terri sundra wita; Nurwijaya Fitri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.56956

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 adalah penyakit kronis yang di tandai dengan meningkatnya kadar gula darah akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Gaya hidup yang kurang sehat serta Tingkat stress yang tinggi diduga berperan dalam peningkatan kadar gula darah pada penderita Diabetes melitus tipe 2. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis hubungan antara gaya hidup dan Tingkat stress terhadap kadar gula darah pada penderita Diabetes Melitus tipe 2. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian analitik korelasional dengan jumlah sample 43 responden, pengambilan sample menggunakan rumus slovin, instrument yang di gunakan meliputi kuersioner gaya hidup, Tingkat stress dan pemeriksaan kadar gula darah. Analisis data di lakukan menggunakan uji statistic Chi-Square untuk mengetahui hubungan antar variable. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara gaya hidup dengan kadar gula darah pada penderita Diabetes melitus tipe 2 (p-Value= 0,000>0.05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara gaya hidup dengan kadar gula darah pada penderita Diabetes melitus tipe 2. Selain itu terdapat juga hubungan antara Tingkat stress dengan kadar gula darah (p-Value= 0,000<0,05) yang berarti terdapat hubungan yang seignifikan antara Tingkat stress dengan kadar gula darah pada penderita Diabetes melitus tipe 2. Saran dari penelitian ini adalah diperlukan peningkatan edukasi dan intervensi terkait gaya hidup sehat dan Tingkat stress pada penderita DM tipe 2 untuk membantu pengendalian kadar gula darah.