Kualitas pelayanan di PSC 119 menjadi syarat mutlak dan menjadi tolak ukur, pembanding atau acuan sampai sejauh mana pelayanan yang diberikan itu dapat diterima dan dirasakan manfaatnya, sehingga mampu memenuhi harapan ataupun memenuhi kepuasan. Kepuasan pasien adalah indikator dari kualitas pelayanan kesehatan secara perorangan. diketahuinya Hubungan Sistem Pelayanan Gawat Darurat Terpadu dengan Kepuasan Keluarga Pasien di PSC 119 Bangka tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Dengan desain penelitian menggunakan metode korelasional untuk mencari hubungan antara variabel independen dan dependen dengan sampel berjumlah 107 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan uji chi-square p value (0,592) α (0,05), yang berarti tidak ada hubungan antara bukti fisik dengan kepuasan keluarga pasien. Hasil analisis nilai p-value (0,032) α (0,05), yang berarti ada hubungan antara keandalan dengan kepuasan keluarga pasien. Hasil analisis didapatkan nilai p-value (0,101) α (0,05), yang berarti tidak ada hubungan antara daya tanggap dengan kepuasan keluarga pasien. Hasil analisis didapatkan nilai p-value (0,495) α (0,05), yang berarti tidak ada hubungan antara jaminan dengan kepuasan keluarga pasien. Hasil analisis didapatkan nilai p-value (0,009) α (0,05), yang berarti ada hubungan antara empati dengan kepuasan keluarga pasien. Berdasarkan hasil penelitian yang berjudul “Hubungan Kualitas Sistem Pelayanan Gawat Darurat Terpadu Dengan Kepuasan Keluarga Pasien di PSC 119 Kabupaten Bangka Tahun 2024” dapat disimpulkan: Ada hubungan keandalan dengan kepuasan keluarga pasien di PSC 119 Kabupaten Bangka tahun 2024. Ada hubungan empati dengan kepuasan keluarga pasien di PSC119 Kabupaten Bangka tahun 2024