Apendisitis merupakan suatu keadaan dimana terjadinya suatu peradangan yang diakibatkan infeksi pada usus buntu atau umbai cacing yang menyebabkan peradangan akut sehingga dibutuhkan tindakan operasi segera untuk mencegah komplikasi, karena infeksi ini dapat mengakibatkan peradangan akut. Apendiks adalah organ kecil berbentuk kantung, yang berukuran antara 5 cm sampai 10 cm yang berhubungan dengan usus besar. Apendiks yang terinfeksi dapat membuat cairan (nanah) masuk ke rongga perut yang menyebabkan peritonitis. Pengobatan untuk mencegah infeksi adalah dengan melakukan tindakan pembedahan yang disebut Apendiktomi. Efek dari pembedahan ini adalah respon ketidaknyamanan berupa nyeri. Adapun tujuannya yaitu untuk mengetahui penurunan skala nyeri menggunakan Teknik Relaksasi Finger Hold pada pasien post operasi Apendiktomi di Ruang Dahlia RSUD dr. T.C Hillers Maumere. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan instrumen NRS (numeric rating scale). Metode pengambilan data dalam penelitian ini dengan wawancara, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Instrumen pengumpulan data menggunakan Format Asuhan Keperawatan yang berlaku dengan analisis data yang disajikan secara deskriptif. Setelah dilakukannya tindakan teknik relaksasi finger hold selama 3x8 jam didapatkan hasil adanya penurunan intensitas skala nyeri pada kedua pasien. Dimana pada pasien 1 dari skala nyeri 6 (nyeri sedang) turun menjadi skala nyeri 3 (nyeri ringan). Sedangkan pasien 2 dari skala nyeri 5 (nyeri sedang) turun menjadi skala nyeri 2 (nyeri ringan). Teknik Relaksasi Finger Hold dapat menurunkan intensitas skala nyeri pada pasien apendisitis.