Muh. Ikhtiar
Magister Kesehatan Masyarakat, Program Pascasarjana, Universitas Muslim Indonesia, Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH KEBISINGAN TERHADAP GANGGUAN PENDENGARAN, STRES KERJA DAN PRODUKTIVITAS SERTA STRATEGI MITIGASI Hamid Syahrudin; Muh. Ikhtiar; Andi Surahman Batara
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.56676

Abstract

Kebisingan merupakan salah satu faktor bahaya fisik di lingkungan kerja   pembangkit   listrik   yang   berpotensi menimbulkan gangguan pendengaran, stress kerja, dan penurunan produktivitas. Paparan kebisingan jika di atas 85 dB dalam jangka panjang dapat berdampak terhadap kesehatan pekerja apabila tidak dikendalikan secara efektif. Penelitian ini juga memiliki tujuan untuk mengeksplorasi dampak kebisingan terhadap gangguan pendengaran, stres kerja, dan produktivitas serta menganalisis strategi mitigasi yang diterapkan. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan terdiri dari operator mesin, teknisi maintenance, dan safety officer yang dipilih secara purposive sampling. Kemudian pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Selanjutnya analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan pendekatan EMIK dan ETIK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebisingan di area mesin melebihi 85 dB dan telah dinormalisasi oleh sebagian pekerja. Dampak yang dirasakan meliputi telinga berdenging, gangguan komunikasi, kemudian kelelahan mental, dan penurunan konsentrasi kerja. Strategi mitigasi yang diterapkan berupa penggunaan alat pelindung diri dan rotasi kerja, namun implementasinya belum konsisten dan masih dominan pada pengendalian administratif. Pengendalian teknis seperti pemasangan peredam suara belum optimal. Kesimpulan pada penelitian ini adalah kebisingan berdampak secara fisiologis dan psikologis serta memengaruhi produktivitas kerja, sehingga diperlukan penguatan rekayasa teknis dan budaya keselamatan kerja.