Faried Rahman Hidayat
Program Studi Ners, Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PRAKTIK KLINIK KEPERAWATAN DENGAN INTERVENSI INOVASI PEMBERIAN RELAKSASI GENGGAM JARI TERHADAP NILAI TEKANAN DARAH PADA PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE (CKD) DIRUANG HEMODIALISA RSUD AJI MUHAMMAD PARIKESIT shalsa amirah fitri; Taufik Septiawan; Rusni Masnina; Faried Rahman Hidayat
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.57120

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) seringkali dikaitkan dengan hipertensi, terutama pada individu yang menjalani hemodialisis. Situasi ini menekankan pentingnya peran perawat dalam mengelola tekanan darah melalui berbagai tindakan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti kontribusi perawat dalam memberikan intervensi non-obat, yaitu teknik relaksasi jari, guna menurunkan tekanan darah pada pasien CKD di ruang hemodialisis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi langsung, pemeriksaan fisik, pengukuran tekanan darah, serta analisis dokumen. Teknik relaksasi jari diterapkan secara teratur bersamaan dengan perawatan standar yang diberikan kepada pasien. Hasil penelitian mengindikasikan adanya penurunan tekanan darah, baik yang sistolik maupun diastolik, setelah intervensi diterapkan. Selain itu, pasien melaporkan peningkatan kenyamanan dan ketenangan saat menjalani prosedur hemodialisis. Hal ini menunjukkan bahwa teknik relaksasi jari dapat membantu mengurangi aktivitas saraf simpatis, yang berdampak pada penurunan tekanan darah. Dengan demikian, metode ini bisa dijadikan pilihan intervensi yang efektif, mudah diimplementasikan, dan praktis untuk pasien PGK dengan hipertensi di ruang hemodialisis.
EFEKTIVITAS SIPPING ICE CUBES THERAPY TERHADAP RASA HAUS PADA PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE ON HEMODIALISIS Nurhidayah Nurhidayah; Taufik Septiawan; Rusni Masnina; Faried Rahman Hidayat
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.58301

Abstract

ABSTRAKChronic Kidney Disease (CKD) merupakan penyakit ginjal kronik yang bersifat progresif dan irreversibel serta memerlukan terapi hemodialisis jangka panjang. Pasien yang menjalani hemodialisis sering mengalami rasa haus akibat pembatasan asupan cairan, yang dapat menurunkan kenyamanan serta meningkatkan risiko ketidakpatuhan terhadap terapi. Kondisi ini menunjukkan perlunya intervensi nonfarmakologis yang efektif, sederhana dan mudah diterapkan dalam praktik klinik keperawatan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sipping ice cubes therapy dalam menurunkan tingkat rasa haus pada pasien CKD yang menjalani hemodialisis. Metode penelitian ini menggunakan desain analisis praktik klinik dengan pendekatan studi kasus pada satu pasien CKD stadium 5. Intervensi dilakukan sebanyak tiga kali dalam periode 31 Desember 2025 hingga 7 Januari 2026. Tingkat rasa haus diukur menggunakan Visual Analog Scale (VAS) sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skor rasa haus secara konsisten pada setiap sesi, yaitu dari 4 menjadi 0 pada hari pertama, dari 6 menjadi 2 pada hari kedua dan dari 7 menjadi 3 pada hari ketiga serta disertai peningkatan kenyamanan pasien secara subjektif dan objektif. Simpulan sipping ice cubes therapy efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam menurunkan rasa haus pada pasien CKD yang menjalani hemodialisis serta berpotensi meningkatkan kepatuhan terhadap pembatasan cairan dalam pelayanan kesehatan.