Amraini Amelia
Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Adiwangsa Jambi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP RAWAT JALAN SEBAGAI DASAR OPTIMALISASI LAYANAN DI INSTALASI FARMASI RSUD BAYUNG LENCIR Vera Monica Savitri; Amraini Amelia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.58040

Abstract

Pelayanan kefarmasian merupakan salah satu indikator mutu pelayanan rumah sakit yang dapat dinilai melalui waktu tunggu pelayanan resep. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi waktu tunggu pelayanan resep rawat jalan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya di Instalasi Farmasi RSUD Bayung Lencir. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional terhadap 360 resep yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Data dianalisis menggunakan nilai rata-rata (mean), standar deviasi serta persentase kesesuaian dengan Standar Pelayanan Minimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata waktu tunggu resep racikan sebesar 44,65 menit dan resep non-racikan sebesar 22,36 menit. Secara umum, waktu tunggu pelayanan telah memenuhi standar yaitu <60 menit untuk racikan dan <30 menit untuk non-racikan. Namun, masih terdapat sebagian resep yang melebihi standar. Faktor yang memengaruhi waktu tunggu meliputi proses peracikan obat, jumlah item dalam resep, keterbatasan sumber daya manusia, serta kendala pada sistem informasi rumah sakit. Kesimpulannya, meskipun secara rata-rata pelayanan telah memenuhi standar, diperlukan optimalisasi proses pelayanan untuk meningkatkan konsistensi mutu layanan kefarmasian.  
TINGKAT KEPATUHAN PENGAMBILAN OBAT ULANG PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI RSUD NURDIN HAMZAH TANJUNG JABUNG TIMUR Angelia Safitri; Amraini Amelia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.58156

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang memerlukan terapi jangka panjang sehingga kepatuhan pasien menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengobatan. Salah satu metode objektif untuk menilai kepatuhan adalah Proportion of Days Covered (PDC), yang mengukur ketersediaan obat berdasarkan data pengambilan obat ulang (refill). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai PDC serta proporsi tingkat kepatuhan pasien Program Rujuk Balik (PRB) Diabetes Mellitus tipe 2 di RSUD Nurdin Hamzah. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Data yang digunakan berupa data sekunder dari rekam pengambilan obat pasien selama periode November 2025 hingga Januari 2026. Sampel penelitian berjumlah 25 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Kepatuhan diukur menggunakan metode PDC dengan kategori patuh (PDC ≥80%) dan tidak patuh (PDC <80%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai PDC berkisar antara 88,9% hingga 100%, dengan rata-rata sebesar 94,8%. Sebagian besar pasien (56%) berada pada rentang PDC 96–100%. Seluruh pasien (100%) termasuk dalam kategori patuh. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan pengambilan obat ulang pasien PRB DM tipe 2 di RSUD Nurdin Hamzah tergolong sangat baik, yang mencerminkan efektivitas pelayanan, khususnya Program Rujuk Balik (PRB).