Hiperkolesterolemia atau kolesterol tinggi merupakan suatu kondisi dimana terdapat jumlah kolesterol yang berlebihan didalam darah umumnya diatas 200 mg/dL. Penyebab utama kolesterol tinggi adalah kombinasi pola makan tidak sehat (tinggi lemak jenuh/trans), gaya hidup, obesitas, merokok, dan faktor genetik. Terapi non farmakologi untuk menurunkan kadar kolesterol yaitu melakukan perubahan pola makan dengan mengkonsumsi senyawa bioaktif seperti dalam buah tomat (Solanum lycopersicum). Tomat mengandung senyawa antioksidan, diantaranya karatinoid, vitamin E, vitamin C, likopen, pektin serta lycopersicon esculentum yang dapat menurunkan kolesterol jahat dari tubuh. Tujuan studi kasus ini yaitu untuk melaksanakan asuhan keperawatan pada Ny. R dengan pemberian solanum lycopersicum terhadap penurunan hiperkolesterolemia. Jenis penelitian metode studi kasus pada satu subjek yaitu Ny. R pasien hiperkolesterolemia meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi dan evaluasi. Studi kasus ini dilakukan tanggal 29 September – 10 Oktober 2025 di Gampong Gue Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar. Asuhan keperawatan yang diberikan yaitu pemberian solanum lycopersicum terhadap hiperkolesterolemia selama 3 hari dengan frekuensi sehari sekali pada pagi hari sebanyak 200 cc. Pemantauan evaluasi asuhan keperawatan dilakukan sebelum dan sesudah diberikan solanum lycopersicum pada pasien hiperkolesterolemia untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Hasil penelitian asuhan keperawatan pada Ny. R sebelum diberikan solanum lycopersicum didapatkan kadar kolesterol yaitu 240 mg/dL dan setelah diberikan solanum lycopersicum kadar kolesterol yaitu 151 mg/dL. Kesimpulan penelitian yaitu asuhan keperawatan pada Ny. R dengan solanum lycopersicum efektif untuk menurunkan kadar kolesterol pada pasien hiperkolesterolemia.