Mahfuzhah Deswita Puteri
Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN DENGAN KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS PADA IBU HAMIL TRIMESTER I Melda Melda; Mahfuzhah Deswita Puteri; Alit Suwandewi; Suryati Suryati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.58228

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil merupakan salah satu masalah gizi yang berdampak pada kesehatan ibu dan janin. Prevalensi KEK di Indonesia mencapai 17,3% dan merupakan salah satu penyebab utama komplikasi kehamilan. Salah satu faktor risiko utama terjadinya KEK adalah rendahnya kadar hemoglobin (HB) pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar HB dengan kejadian KEK pada ibu hamil trimester I di wilayah kerja Puskesmas Kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik observasional dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 186 responden ibu hamil trimester I. Data sekunder diperoleh dari rekam medis di dua Puskesmas, yaitu Kuin Raya dan Pekauman, yang meliputi kadar HB dan pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA). Analisis data dilakukan dengan uji Spearman Rank. Hasil penelitian ini menunjukkan korelasi yang signifikan antara kadar hemoglobin pada kejadian KEK, dengan p-value 0,000 (p< 0,05). Simpulan penelitian menunjukkan bahwa kadar hemoglobin merupakan faktor yang berhubungan kuat dengan kejadian KEK pada ibu hamil.
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN KEJADIAN PRE EKLAMPSIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH PUSKESMAS KOTA BANJARMASIN Wahdatun Nisa; Mahfuzhah Deswita Puteri; Rohni Taufika Sari; Pratiwi Puji Lestari
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.58229

Abstract

Preeklampsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang berkontribusi besar terhadap morbiditas dan mortalitas ibu dan janin. Status gizi ibu hamil yang tercermin melalui Indeks Massa Tubuh (IMT) diduga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kejadian preeklampsia. IMT berlebih dan obesitas dapat meningkatkan risiko gangguan metabolik dan vaskular selama kehamilan, meskipun hasil penelitian sebelumnya masih menunjukkan ketidakkonsistenan. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan di wilayah Puskesmas Kota Banjarmasin. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan rekam medis, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil analisis menunjukkan nilai p = 0,418 (p > 0,05), yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan kejadian preeklampsia. Namun, secara proporsi terlihat adanya kecenderungan peningkatan kejadian preeklampsia pada ibu hamil dengan IMT lebih tinggi. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil. Meskipun demikian, IMT tetap perlu diperhatikan sebagai bagian dari pemantauan status gizi selama kehamilan karena adanya kecenderungan peningkatan risiko pada IMT berlebih. Penelitian lebih lanjut dengan jumlah sampel yang lebih besar dan pengendalian faktor perancu diperlukan.