Muhammad Syaifuddin Nur Ramadhanu
Prodi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ASUPAN MAKRONUTRIEN, MASSA TUBUH TANPA LEMAK, DAN VO₂ MAKS ATLET RENANG Muhammad Syaifuddin Nur Ramadhanu; Mahmud Aditya Rifqi; Satila Zalianty Zen
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.58245

Abstract

VO₂ Maks merupakan indikator utama daya tahan kardiorespirasi yang mencerminkan kemampuan tubuh dalam mengangkut dan memanfaatkan oksigen selama aktivitas fisik. Pada atlet renang remaja, kapasitas aerobik dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk asupan zat gizi dan komposisi tubuh. Kecukupan makronutrien berperan dalam menyediakan energi dan mendukung proses adaptasi latihan, sedangkan Massa Tubuh Tanpa Lemak (Lean Body Mass/LBM) berhubungan dengan kapasitas metabolik tubuh. Namun, penelitian yang mengkaji hubungan antara asupan makronutrien, LBM, dan VO₂ Maks pada atlet renang remaja di Indonesia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara asupan energi, karbohidrat, protein, lemak, serta Massa Tubuh Tanpa Lemak dengan VO₂ Maks pada atlet renang remaja. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 70 atlet renang berusia 12–19 tahun dari Klub Renang Petrokimia Gresik dan Suryanaga Surabaya dipilih menggunakan teknik total sampling. Asupan makronutrien diukur menggunakan metode food recall 3×24 jam, komposisi tubuh diukur melalui skinfold thickness, dan VO₂ Maks diestimasi menggunakan Multistage Fitness Test (MFT). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asupan karbohidrat (p=0,041) dan protein (p=0,025) memiliki hubungan signifikan dengan VO₂ Maks. Sebaliknya, asupan energi (p=0,609), lemak (p=0,784), persentase lemak tubuh (p=0,341), dan Massa Tubuh Tanpa Lemak (p=0,816) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Disimpulkan bahwa kecukupan asupan karbohidrat dan protein berperan penting dalam mendukung daya tahan kardiorespirasi atlet renang remaja, sedangkan komposisi tubuh dan asupan energi maupun lemak tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dengan VO₂ Maks.