Pelayanan BPJS Kesehatan merupakan bagian dari sistem Jaminan Kesehatan Nasional yang bertujuan memberikan akses pelayanan kesehatan yang merata dan terjangkau bagi seluruh masyarakat. Dalam pelaksanaannya, perawat sebagai tenaga kesehatan yang berada di garis depan pelayanan memiliki peran penting dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan. Persepsi perawat terhadap sistem pelayanan BPJS dapat memengaruhi motivasi kerja, profesionalisme, serta mutu pelayanan yang diberikan kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara persepsi perawat tentang pelayanan BPJS dengan kualitas pelayanan keperawatan di Rumah Sakit Wonolangan Kabupaten Probolinggo. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan korelasional cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 105 perawat aktif yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner persepsi perawat tentang pelayanan BPJS dan kuesioner kualitas pelayanan keperawatan berdasarkan dimensi SERVQUAL, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki persepsi sedang terhadap pelayanan BPJS sebanyak 88 responden (83,8%), sedangkan kualitas pelayanan keperawatan sebagian besar berada pada kategori cukup sebanyak 79 responden (75,2%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi perawat tentang pelayanan BPJS dengan kualitas pelayanan keperawatan (p=0,012; r=-0,243). Disimpulkan bahwa persepsi perawat terhadap pelayanan BPJS berhubungan secara signifikan dengan kualitas pelayanan keperawatan. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi dan perbaikan sistem pelayanan BPJS serta dukungan manajemen rumah sakit untuk meningkatkan mutu pelayanan keperawatan.