Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Pengukuran Kinerja Bisnis Dan Produktifitas Usaha Produksi Pakaian Deden Syarif Hidayatulloh; Candiwan Candiwan; Muhammad Iqbal Alamsyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v5i3.1888

Abstract

Industri tekstil dan garmen merupakan salah satu sektor padat karya yang memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia. Namun, banyak usaha produksi pakaian skala mikro dan kecil (UMKM) masih menghadapi berbagai kendala, seperti belum adanya indikator kinerja yang terukur, rendahnya produktivitas produksi, tingginya pemborosan proses, serta belum optimalnya pengambilan keputusan investasi usaha. Untuk penyelesaian kendala ini maka Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Telkom mengadakan pelaksanaan pengabdian Masyarakat kepada UMKM C.V. Billion Bandung Indonesia di Kecamatan Arcamatik. Program ini dirancang dengan pendekatan holistik, yang menjawab kebutuhan akan peningkatan kinerja bisnis khususnya pengeloan Capital expenditure (CAPEX) dan Operasional Expenditure (OPEX) pada UMKM C.V Billion Bandung Indonesia secara efektif. Pelaksanaan program pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan dengan dilakukannya Pre-Test kemudian training terkait penngkatan kinerja bisnis CAPEX dan OPEX UMKM Tekstil, tanya jawab dan dilanjutkan dengan Post-Test. Dari hasili Pre-Test sebedar 73,33 presen menjadi 95 persen pada saat Post-Test, hal ini menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan pengelolaan CAPEX dan OPEX yang efektif setelah training ini. Implikasi dari sosialisasi ini dapat mengelola CAPEX dan OPEX umkm CV. Billion Bandung Indonesia secara efektif yang berdampak dapat meningkatkan kenerja bisnis khususnya keuntungan. Berdasarkan feedback yang dilakukan peserta umumnya menjawab setuju dan sangat setuju terhadap item yang ditanyakan serta berharap pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dapat dilakukan lagi pada masa yang akan datang.